Assalamu'alaikum, hai pembaca semuanya semoga senantiasa dalam keberkahan ya. Kalau sedang sakit semoga segera diberi kesembuhan. Buat kita yang sehat semoga bisa memaksimalkan nikmat ini. ehm, kali ini mau nulis santai lagi. Biasanya sih dari lintasan pikiran yang berseliweran tidak karuan dari pada hilang mending diikat aja di sini. Disclaimer semua tulisan ini murni karena kebodohan saya kalau ada yang salah boleh banget ngasih nasihat ke saya biar tau mana yang bener mana yang salah. Oke.
Pernah gak sih kita tidak lagi memperdulikan nama, arti, keindahan, rasa, bau dan sebagainya. Maksudnya gimana sih? gini lho contoh, kamu lagi posisi laper banget. Di saat lihat di meja makan cuman ada nasi kecap sama krupuk. Itu nikmat bangetkan. Gak peduli lagi sama gurihnya kare, legitnya rendang, atau manisnya kue. Gak peduli yang penting makan.
Terkadang hal seperti itu tidak hanya dijumpai pada persoalan perut. Ada banyak hal yang kita gak lagi memperdulikan, hmm, apa ya istilahnya? mungkin bisa dibilang rasanya atau yang keluar secara langsung dari apa yang kita lalukan. tapi yang ada dipikiran kita adalah tujuannya sampai. seperti kasus sebelumnya yang penting makan untuk mengakkan tubuh kita untuk memberi tenaga. Kita gak lagi peduli rasanya atau enaknya.
Dalam masalah pertemanan aku sendiri sih pernah mengalami. Bagiku aku gak peduli dia memberi solusi atau tidak. tidak peduli memberi jawaban atas kebingunganku atau tidak. tapi lebih penting dari itu adalah kehadirannya. "yang penting ada."
Kok perasaan daritadi nulisnya serius banget ya , hihi. Bingung mau nulis apa lagi. Tapi intinya gitu dah. "Yang penting ada" itu sudah bikin bahagia. kadang juga gini, kita sering banget mempersiapkan sesuatu agar hasilnya maksimal. Tapi kita berhenti pada persiapan. Lama banget buat take actionnya. Akhirnya kata "yang penting ada" itu menjadi sebuah senjata. hehhe.
Buat kalian temen-temen saya gak penting kalian mau sering ngasih saya hadiah atau pelit. haha. Kadang juga tidak penting rahasia kalian, mau cerita ke aku atau tidak itu hak kalian bukan. Kekurangan kalian pasti ada dan aku juga lebih banyak kekurangannya tapi kalian tetep teman aku kok, "yang penting tetap ada". hehhe.
Udah segitu aja, saya gak peduli sih bagus gak tulisan ini. ini buat wadah aja buat membiasakan menulis. Dengan begitu aku juga kembali semangat membaca. karena kelihatan banget kok kalau jarang baca atau gak pernah baca pasti tulisannya kosong, kopong kayak tulisan ku. hehe. Terimakasih. Semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.
Showing posts with label Arti Kehidupan. Show all posts
Showing posts with label Arti Kehidupan. Show all posts
Puisi Tentang Corona
Berhentilah Melawan Corona...
Sejatinya kitalah yang salah,
Membabat habis hutan sebagai rumah
Sejatinya kitalah yang salah,
Bermacam dosa kita anggap lumrah
Sejatinya kitalah yang salah,
Beradu bantah saling mencari celah
Berdamailah duniaku
Berdamailah kita
pada takdir yang menimpa
Mari bersama menjaga
Menjaga satu jiwa itu berarti jiwa seisi dunia
cukup #dirumahaja
"Emang Bener Kita Gak Tau Siapa Jodoh Kita"
Assalamu'alaikum temen-temen, menyapa pembaca semua dah semoga sehat dan produktif selalu meski harus dirumah aja. buat kamu yang lagi gabut dan gak ngapa2in sempetin baca coretanku ini ya. Bagi kalian yang punya pekerjaan lebih penting daripada sekdar membaca tulisan gak jelas ini, silahkan idahulukan terlebi dahulu. wkwk
Pada suatu malem, tiba-tiba ada salah satu sahabat yang chat ke aku, "Fan, semisal kalau aku tiba-tiba jodohmu, kek mana coba?". byadallah.. kalau kalian nih punya sahabat perempuan, apa-apa suka cerita ke dia. Suka banget saling ngejekin. Deket bangetlah sebagai sahabat. tiba-tiba bilang seperti itu? jawab apa kalian? wkwk.
Kalau aku? kira-kira jawab apa? "Ya, nggaklah." atau "hayuk!" wkwk. buat kalian yang sahabatan dan sebenernya nyimpen hati pasti bingung. kalau mau dijawab enggak, sebenernya iya. kalau dijawab iya entar takut gimana-gimana. Ada yang pernah ngerasain? haha.
kalau aku sih jawab aja. "hayuklah, cocok, kamu yang cerewet dengan aku yang pendiem." hehe. Dibawa seru aja sih. tapi sebenernya lebih dari itu. Lintasan pikiran mengenai jodoh banyak banget. Aku tau kok sahabatku punya dia yang pengen jadi pendamping hidupnya dan aku juga punya orang lain yang aku mau. kita sama-sama punya mau yang berbeda. meski tidak menutup kemungkinan di hati yang terdalam ada siapa. wkwwk.
Gini temen-temen, aku termasuk orang yang menganut teori(haha) bahwa jodoh adalah rezeki yang sudah ditetapkan oleh Allah. Kalau jodohku Pevita Pearce yang bakal Pevita Pearce gitu lhoh, meskipun sekarang kita gak kenal, aku suka dia, dia tahu aku aja enggak. haha. Jodoh sama dengan mati itu pasti tapi kita gak tau siapa.
kan banyak kasusnya tuh udah pacara lama, ujung-ujungnya nikah. itu adalah contoh yang salah. paham sendirikan gimana. ada juga yang gak kenal sama sekali, eh ketemu di pesawat, toilet, atau majelis taklim mungkin, seminggu kemudia menikah.
Ada satu kata-kata ustadz yang selalu saya ingat "Allah sudah menetapkan siapa jodoh kita, mau bagaimanapun cara menjemputnya tetap dia orangnya, cuman rasanya yang berbeda." pahamkan? tapi aku gak pengen bahas soal ini sih.
Sebenernya aku jadi teringat gimana perjalananku mencari kuliah. Aku dari SMA kelas satu pengennya masuk UNS, habis itu kelas tiga masuk SNM daftarnya UNS, SBM dua kali daftar UNS juga, Mandiri dua kali pun daftar UNS juga. Eh, ujung-ujungnya kuliah dimana? di UM wkwkw.
Aku jadi berfikir apa soal jodoh juga bisa begitu ya.Berulang kali aku berdo'a buat dapet si doi. berulang kali aku melamar(misal nih, sekarang belum siap) ditolak terus. akhirnya nunggu selesai si doi kuliah misal nih. habis itu gagal lagi. Eh, ujung-ujungnya sama sahabatku tadi. haha. mungkinkan? atau bahkan sama seseorang yang gak aku kenal sekarang ini detik ini.
Hidup emang banyak kejutan Sob, syukuri aja. kita bisa merencanakan dan berikhtiar tapi Allah yang mutlak memberi keputusan. Gapapa, percaya itu yang paling baik kok. Pasti aa banyak banget hikmah yang bisa kita dapat.
makasih temen-temen yang udah nyempetin baca, segini aja daripada males baca. haha. buang dulu yang buruk, InsyaAllah yang baik bakal dateng. bye. Assalamu'alaikum..
Keuwuan 1
Assalamu'alaikum.. entah siapa kamu yang membaca semoga sehat selalu ya. semoga selalu dalam lindungan Allah. buat kamu yang baru buka blog ini "selamat datang ya!" selamat datang di catatan sejarah kecil hidupku, hehhe. Gako bosen-bosen bilang kalau kamu bukan anak raja, bukan anak orang kaya, maka menulislah. Maaf ya, terkadang saya merasa memang ingin dikenang. Ingin diakui. Ingin abadi dalam karya. Adanya blog ini sebagai realisasi. semoga untuk beribu tahun ke depan blog ini gak dihapus deh sama google, hehhe. pusing ya?? baru awal nih wkwkw.
Pada kesempatan ini pengen curhat sedikit nih. buat kamu yang di rumah aja gapapa. mari kita sambat dan bercerita bersama. bukan, bukan bahas corona kok. ini bahas perihal rasa. adu duhh.. hehhe ya namanya bicara rasa boleh nih follow dulu ignya @bicararasa_podcast atau boleh juga dengerin podcastnya di anchor.fm atau di spotify. maaf ya promosi oke deh lanjut.
Pagi ini lagi-lagi dan gara-gara stalking stories ig muncul keresahan-keresahan yang datang.Begini kita punya seseorang yang dekat dengan kita. sering kemana-mana bareng. Ya teman dekat sebutlah. suatu saat orang itu mulai hidup sendiri. ehm, maksudnya bisa jadi sudah tidak dengan kita atau mungkin sudah dipisahkan oleh jarak, waktu, dan kondisi. yang sebelumnya suka makan bareng, ngerjain tugas bareng, atau temen nongkrong misalkan. Sekarang sudah tidak lagi, tidak ada sapa, tidak temu, dan tidak ada laku.
Bagi saya tak perlu menyalahkan semua kepergian teman-teman kita dari hidup kita. semua itu kepastian. semua juga bakal menemukan dunianya masing-masing. Toh kita juga gak akan kehabisan teman. ya gak? wwkwk.
Tapi gini temen, pernah gak sih ada rasa yang tumbuh ketika melihat teman lama kita wajahnya cerah tersenyum bahagia bersama teman-teman barunya atau bahkan pasangannya. rasa apa itu? sulit sih didefinisikan. tapi gini yang bisa jadi kumpulan rasa rindu... seneng ngeliat bahagianya temen, tapi juga iri. hmm kok iri sih.
Mungkin ini egoisnya saya.. kenapa iri? karena saya pengen tuh temen-temen yang dekat sama saya mendapat kebahagiaan itu juga. Bakal berfikir mundur dulu waktu sering sama saya bagaimana ya? bahagia gak sih? atau justru nyesel ketemu saya? hmmm.
Ketika kita melihat kebahagian-kebahagian itu apalagi di sosial media. kebanyakan orang bilang sih itu bisa jadi di dunia mayanya saja. "keuwuan" itu mungkin hanya cerita-cerita di depan kamera? setelah lepas dari kamera hidup normal kembali.
Bagi saya orang yang termasuk jarang membuat stories ig. biasanya yang menjadi trigger buat buat story itu karena emosi, entah itu lagi bahagia-bahagianya atau lagi sedih-sedihnya. Jadi, gak semua sih yang diupload disosmed cuman topeng aja. karena banyak dari kita ingin berbagi karena kejujurannya.
Keuwuan tiu semoga senantiasa bisa kita syukuri adanya. Rasa bahagia itu memang sederhana adanya. Melihat senyum orang yang dicinta, memberi hadiah kecil pada seseorang, memberi perhatian yang lebih disaat ada waktu luang, atau hanya bercada receh. Tidakkah memberi kebahagiaan pada saudara kita itu berpahala?
Yuk berdamai dengan corona, mari kita bercerita..!
Pagi ini lagi-lagi dan gara-gara stalking stories ig muncul keresahan-keresahan yang datang.Begini kita punya seseorang yang dekat dengan kita. sering kemana-mana bareng. Ya teman dekat sebutlah. suatu saat orang itu mulai hidup sendiri. ehm, maksudnya bisa jadi sudah tidak dengan kita atau mungkin sudah dipisahkan oleh jarak, waktu, dan kondisi. yang sebelumnya suka makan bareng, ngerjain tugas bareng, atau temen nongkrong misalkan. Sekarang sudah tidak lagi, tidak ada sapa, tidak temu, dan tidak ada laku.
Bagi saya tak perlu menyalahkan semua kepergian teman-teman kita dari hidup kita. semua itu kepastian. semua juga bakal menemukan dunianya masing-masing. Toh kita juga gak akan kehabisan teman. ya gak? wwkwk.
Tapi gini temen, pernah gak sih ada rasa yang tumbuh ketika melihat teman lama kita wajahnya cerah tersenyum bahagia bersama teman-teman barunya atau bahkan pasangannya. rasa apa itu? sulit sih didefinisikan. tapi gini yang bisa jadi kumpulan rasa rindu... seneng ngeliat bahagianya temen, tapi juga iri. hmm kok iri sih.
Mungkin ini egoisnya saya.. kenapa iri? karena saya pengen tuh temen-temen yang dekat sama saya mendapat kebahagiaan itu juga. Bakal berfikir mundur dulu waktu sering sama saya bagaimana ya? bahagia gak sih? atau justru nyesel ketemu saya? hmmm.
Ketika kita melihat kebahagian-kebahagian itu apalagi di sosial media. kebanyakan orang bilang sih itu bisa jadi di dunia mayanya saja. "keuwuan" itu mungkin hanya cerita-cerita di depan kamera? setelah lepas dari kamera hidup normal kembali.
Bagi saya orang yang termasuk jarang membuat stories ig. biasanya yang menjadi trigger buat buat story itu karena emosi, entah itu lagi bahagia-bahagianya atau lagi sedih-sedihnya. Jadi, gak semua sih yang diupload disosmed cuman topeng aja. karena banyak dari kita ingin berbagi karena kejujurannya.
Keuwuan tiu semoga senantiasa bisa kita syukuri adanya. Rasa bahagia itu memang sederhana adanya. Melihat senyum orang yang dicinta, memberi hadiah kecil pada seseorang, memberi perhatian yang lebih disaat ada waktu luang, atau hanya bercada receh. Tidakkah memberi kebahagiaan pada saudara kita itu berpahala?
Yuk berdamai dengan corona, mari kita bercerita..!
CERBUNG Setangkai Bunga dan Dua Helai Daun - Persahabatan Itu Sederhana (eps01)
Embun pagi membasahi daun-daun hijau. Bunga mekar di setiap tangkai yang kokoh. Tersirami hujan, terbakar sinar, atau terhembus angin. Tangkainya meliuk-liuk, namun tetap kokoh membawa mahkota bunga. Satu persatu kuamati hijaunya daun, indah dan wanginya bunga. Hingga kulihat setangkai bunga dan dua helai daun mengapitnya. Entah mengapa aku iseng mematahan tangkainya, lalu kusimpan di saku bajuku. AKu pulang membawanya. Aku letakkan di gelas kecil, sebagai hiasan di meja belajarku. Setangkai bunga dan dua helai daun.
Antara Bunga Jalan dan Bunga Sejati
Bunga jalan,
datang silih bergantian, penuh warna mencolok mata
harumnya sergap di hidung menarik raga.
Namun siapa yang tau isi madunya.
Siapa yang tau madu pahit manisnya
Siapa yang tahu madu gizinya
Siapa yang tahu madu obat atau penyakit gawat
Bunga hati, engkau tumbuh dari benih terpilih
Tumbuh dri jiwa pengorbanan
Disiram dengan perjuangan
Dipupuk dengan do'a keikhlasan
Engkau mekar bunga cinta kesejatiaan
Manis madunya
Bergizi madunya
Penyembuh segala luka dan lara
datang silih bergantian, penuh warna mencolok mata
harumnya sergap di hidung menarik raga.
Namun siapa yang tau isi madunya.
Siapa yang tau madu pahit manisnya
Siapa yang tahu madu gizinya
Siapa yang tahu madu obat atau penyakit gawat
Bunga hati, engkau tumbuh dari benih terpilih
Tumbuh dri jiwa pengorbanan
Disiram dengan perjuangan
Dipupuk dengan do'a keikhlasan
Engkau mekar bunga cinta kesejatiaan
Manis madunya
Bergizi madunya
Penyembuh segala luka dan lara
Lihatlah Dari Sudut Pandang Yang Lain! Lalu Kerjakan!
Betapa malu diri ini kepada para anbiya' kepada Rasulullah saw, sahabat-sahabat beliau, para tabi'in, para ulama terdahulu, dan bahkan orang di sekitar yang tanpa berfikir untuk beribadah, mengerjakan kebajikan, dan membantu sesama.
Betapa naif diri ini yang selalu menimbang-nimbang amalan, mempertanyanyakan, dan masih saja berfikir menghambat pengamalan.
Dulu, para sahabat ketika Rasulullah saw. memerintahkan sesuatu kepada mereka atau bahkan hanya karena Rasulullah melakukan, mereka langsung melakukan mencontoh sebisa mereka tanpa bertanya apakah itu amalan wajib atau sunnah. Sudah terbangun di hati mereka keimanan yang kuat lagi kokoh. Maka imanlan yang mendorong kita berbuat baik
Kenyataannya pada diri ini, berusaha membangun iman mengokohkan lagi menguatkan. Eh, dihantam sedikit saja godaan langsung roboh. Sejatinya iman memang bertambah dan berkurang, bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan.
Membantu orang lain saling tolong menolong, saling menasehati adalah kebaikan-kebaiakan yang Allah perintahkan kepada kita. Namun, kita sadari banyak sekali pertimbangan yang kita lakukan. Contoh kecil, ketika kita disuruh orangtua untuk membelikan sesuatu sedangkan kita lagi asyik ngegame misalnya."le.. tumbasne ibu cabe." Kita jawab, "Sebentar bu tinggal sedikit." Kita berfikir kalu ditinggal nanti gak jadi menang, gak bisa naik level. Mungkin juga kita berfikir nanti dululah, ibu masaknya juga masih nanti. Bahkan ketika posisi kita capek, habis pulang sekolah, atau posisi PW. kita bilang "Itu lho mas Fulan gak ngapa2xin."
Kita sering memandang pekerjaan dari satu sudut pandang saja. Andai saja fikiran kita langsung menuju pada kebaikannya. Kita berfikir membantu ibu termasuk dari usaha kita untuk berbakti keadanya. Berbakti kepadanya adalah sebuah kewajiban anak kepada orang tua. Kalau kita menentang kewajiban maka bedosa. Kita melihat dari sudut pandang yang lain. Jika kita bisa melihat sesuatu dari sudut pandang kebaikan, akan lebih mudah melakukannya.
Dari paparan di atas kita tahu dengan iman dan tidak memandang remeh suatu amalan atau kita bisa memandang dari sudut pandang kebaikan akan memudahkan kita untung mengerjakannya mengumpulkan tabungan amalan untuk membeli jannah-Nya. Lihatlah dari sudut pandang yang lain! Lalu kerjakan! Wallahu A'lam bishawwab.
Kita sering memandang pekerjaan dari satu sudut pandang saja. Andai saja fikiran kita langsung menuju pada kebaikannya. Kita berfikir membantu ibu termasuk dari usaha kita untuk berbakti keadanya. Berbakti kepadanya adalah sebuah kewajiban anak kepada orang tua. Kalau kita menentang kewajiban maka bedosa. Kita melihat dari sudut pandang yang lain. Jika kita bisa melihat sesuatu dari sudut pandang kebaikan, akan lebih mudah melakukannya.
Dari paparan di atas kita tahu dengan iman dan tidak memandang remeh suatu amalan atau kita bisa memandang dari sudut pandang kebaikan akan memudahkan kita untung mengerjakannya mengumpulkan tabungan amalan untuk membeli jannah-Nya. Lihatlah dari sudut pandang yang lain! Lalu kerjakan! Wallahu A'lam bishawwab.
Tentang Pergi dan Kembali
Kembali... kembali pulang...
Begitu kiranya setiap makluk akan kembali
seperti burung yang akan kembali pulang,
setelah ia kenyang mencari makan
seperti kelelawar kembali ke sarang di pagi hari,
setelah berkelana di malamnya
seperti lebah bekerja mencari madu di bunga yang merekah,
dan akan kembali ke sarangnya
Begitu juga manusia...
manusia yang tercipta lemah...
walau tak selalu dapat apa yang ia inginkan,
tapi akhirnya hanya ingin pulang.
Sekiranya ada yang terlewatkan?
Bagaimana ia bisa kembali kalau tidak pergi?
Maka jika kau ingin kembali...
Bepergilah...
Fasiyruw... Berkelana...
Fangdhuruw... perhatikanlah...
Begitu dengan jelas Allah perintahkan
Seperti halnya burung ia harus pergi untuk memenuhi kebutuhannya.
mencari makan untuk anak-anak dan dirinya
seperti kelelawar di malam yang kelam, ia harus pergi agar ia tetap bertahan hidup
Kiranya kau tak akan pergi...
tetap di rumah bersantai-santai...
nyaman di zona aman...
kau tak akan mendapatkan sedikitpun kemajuan
pergilah kau akan belajar...
pergilah kau akan tumbuh...
pergilah... pergilah... banyak orang menantimu...
kau dibutuhkan orang lain, seperti halnya kau membutuhkan orang lain
Setelah pergi itulah kau akan bisa kembali...
pulang..
terkadang kita belum bisa mendapatkan apa yang kita inginkan
tapi kita pulang duluan
terkadang pulang di luar terlalu menakutkan
kita pulang duluan
Baiklah, setelah cukup mengisi energimu di rumah
pergilah lagi...
berkelanalah... perhatikan sekitar...
Berjuang... Berkorban...
Karena sejatinya kita akan kembali tiada lain tiada bukan hanya kepada-Nya
Kita kembali....
Merenung #4
Assalamu'alaikum...
Pada kesempatan ini saya akan tuliskan masih dalam Merenung the series, Catatan seorang Baper ya terserah. hehhe. Kejadiannya tadi pagi. Inspirasinya dari teguran bapak lagi. langsung saja, silahkan !
Tadi pagi, Ibu cepat-cepat mau berangkat sekolah(baca:kerja) makanya aku disuruh ibu untuk ngeduk liwet istilah indonesianya gak tau, tapi maksudnya mengangkat nasi yang sudah ditanak ke tempat nyimpen nasi, ya contohnya dari rice cooker dipindah ke magic jar gitulah. Trus aku ambil tempat nasinya dari rice cooker dan aku taruh deket magic jar. Inget pake serbet atau kain apalah karena panas, iyalah. hehhe. Setelah itu, aku ambil entong dan aku keduk nasinya pindahin ke magic jar.
Ya trus ngapa? Bentar.. Biasalah aku paling sebel makan nasi ada yang kering, pasti aku buang. Nah, waktu aku ngeduk liwet itukan ada ya nasi kering yang lengket di pinggir tempatnya, itu gak tak keruki atau maksudnya masih nempel di situ nggak tak ambil. Setelah itukan aku taruh tempatnya itu ke cucian trus aku isi air kran biar nasi yang lengket gampang diambil nantinya. Kebetulan bapak lewat "lhoh, itu nasinya kok gak diambil?" "kan kering bapak." "Ya diambil taruh di piring lain, apa kamu gk tau nasi itu awalnya dari padi trus diblablabla2x(lupaXD) baru bisa jadi nasi." Aku diem aja, lha wong kerannya udah tak buka. hehhe.
Dari itu aku berfikir, kalau aku ambil nasinya aku sendiriin di piring lain masih bisa dijemur, habis dijemur digoreng bisa jadi cengkaruk, jadi pakan ayam juga bisa. Intinya masih bisa dimanfaatinlah. Ini pelajaran penting jangan sepelekan yang kecil, padahal ia masih menyimpan manfaat.
Coba bayangin untuk menjadi sebutir nasi itu memerlukan proses yang panjang. Dari sebutir gabah ia tumbuh menjadi padi, padi yang masih tumbuh kecil diambil petani trus ditanam lagi dengan rapi. iya kan? Dalam proses tumbuhnya untuk siap dipanen, para petani harus rajin ngasih pupuk, belum lagi nannti klo ada hama, belum lagi juga kalau air di sawah habis harus ngairin air dulu. Setelah siap di panen, ya dipanen mau diapain lagi. hehhe. Hasil panennya harus dipisahkan dan diambil biji gabahnya. Biji gabah nannti dijemur dlu, setelah kerin gabah diambil berasnya dan dibuang bijinya baru bisa dimasak. Coba banyangin dari prosesnya yang lama itu-padahal yang saya tulis belum semua-mau kita buang begitu saja. Kita ambil pelajaran bawah syukurilah apa yang ada. Jangan mubadzirkan.
Aku juga berfikir barakah Allah dimakanan kita ini sulit didapat ya brarti? kenapa kita harus menghabiskan nasi kita sampai tak tersisa bahkan Rasulullah memberi untuk menjilati jari-jari kita. Karena kita tak tahu barakah itu ada dimana. Coba bayangin kalau barakah itu ada di dalam nasi yang masih tertinggal d itempat yang udah diisi air tadi. Itu sulit men, padahal kadang kalau nasi kita jatuh, alah yaudah kita buang aja. Aku berfikir, kita beda dg Rasulullah umpamanya makanan pokok di sana roti ya. kan itu jelas padet semua. kalau jatuh kan juga jelas. Dihabisin tanpa tersisa juga lebih gampang. Wallahua'lam. cuman pikiran aja Allah maha tahu. Jangan ganti makanan pokok jadi roti lho ya. hehhe..
Sampai disini dulu. Kalau dari tulisan yang kmari2x hingga sekarang banyak kesalahan mohon dimaklumi dan dimaafkan. Semoga bermanfaat, Wassalamu'alaikum..
Pada kesempatan ini saya akan tuliskan masih dalam Merenung the series, Catatan seorang Baper ya terserah. hehhe. Kejadiannya tadi pagi. Inspirasinya dari teguran bapak lagi. langsung saja, silahkan !
Tadi pagi, Ibu cepat-cepat mau berangkat sekolah(baca:kerja) makanya aku disuruh ibu untuk ngeduk liwet istilah indonesianya gak tau, tapi maksudnya mengangkat nasi yang sudah ditanak ke tempat nyimpen nasi, ya contohnya dari rice cooker dipindah ke magic jar gitulah. Trus aku ambil tempat nasinya dari rice cooker dan aku taruh deket magic jar. Inget pake serbet atau kain apalah karena panas, iyalah. hehhe. Setelah itu, aku ambil entong dan aku keduk nasinya pindahin ke magic jar.
Ya trus ngapa? Bentar.. Biasalah aku paling sebel makan nasi ada yang kering, pasti aku buang. Nah, waktu aku ngeduk liwet itukan ada ya nasi kering yang lengket di pinggir tempatnya, itu gak tak keruki atau maksudnya masih nempel di situ nggak tak ambil. Setelah itukan aku taruh tempatnya itu ke cucian trus aku isi air kran biar nasi yang lengket gampang diambil nantinya. Kebetulan bapak lewat "lhoh, itu nasinya kok gak diambil?" "kan kering bapak." "Ya diambil taruh di piring lain, apa kamu gk tau nasi itu awalnya dari padi trus diblablabla2x(lupaXD) baru bisa jadi nasi." Aku diem aja, lha wong kerannya udah tak buka. hehhe.
Dari itu aku berfikir, kalau aku ambil nasinya aku sendiriin di piring lain masih bisa dijemur, habis dijemur digoreng bisa jadi cengkaruk, jadi pakan ayam juga bisa. Intinya masih bisa dimanfaatinlah. Ini pelajaran penting jangan sepelekan yang kecil, padahal ia masih menyimpan manfaat.
Coba bayangin untuk menjadi sebutir nasi itu memerlukan proses yang panjang. Dari sebutir gabah ia tumbuh menjadi padi, padi yang masih tumbuh kecil diambil petani trus ditanam lagi dengan rapi. iya kan? Dalam proses tumbuhnya untuk siap dipanen, para petani harus rajin ngasih pupuk, belum lagi nannti klo ada hama, belum lagi juga kalau air di sawah habis harus ngairin air dulu. Setelah siap di panen, ya dipanen mau diapain lagi. hehhe. Hasil panennya harus dipisahkan dan diambil biji gabahnya. Biji gabah nannti dijemur dlu, setelah kerin gabah diambil berasnya dan dibuang bijinya baru bisa dimasak. Coba banyangin dari prosesnya yang lama itu-padahal yang saya tulis belum semua-mau kita buang begitu saja. Kita ambil pelajaran bawah syukurilah apa yang ada. Jangan mubadzirkan.
Aku juga berfikir barakah Allah dimakanan kita ini sulit didapat ya brarti? kenapa kita harus menghabiskan nasi kita sampai tak tersisa bahkan Rasulullah memberi untuk menjilati jari-jari kita. Karena kita tak tahu barakah itu ada dimana. Coba bayangin kalau barakah itu ada di dalam nasi yang masih tertinggal d itempat yang udah diisi air tadi. Itu sulit men, padahal kadang kalau nasi kita jatuh, alah yaudah kita buang aja. Aku berfikir, kita beda dg Rasulullah umpamanya makanan pokok di sana roti ya. kan itu jelas padet semua. kalau jatuh kan juga jelas. Dihabisin tanpa tersisa juga lebih gampang. Wallahua'lam. cuman pikiran aja Allah maha tahu. Jangan ganti makanan pokok jadi roti lho ya. hehhe..
Sampai disini dulu. Kalau dari tulisan yang kmari2x hingga sekarang banyak kesalahan mohon dimaklumi dan dimaafkan. Semoga bermanfaat, Wassalamu'alaikum..
Memahami Makna Cinta
"Betapa banyak tinta yang telah ditorehkan oleh para penulis untuk mengungkapkan cinta dengan berbagai misterinya...
Merenung #3
Assalamu'alaikum... Kembali lagi di Catatan seorang baper, hehhe. Kali ini saya mau tuliskan renunganku di alam bebas lebih tepatnya di pantai. Sebenernya dah seminggu yang lalu sih. Tapi, nggakpapa insya Allah bisa kita ambil inspirasinya.
Merenung #2
Assalamu'alaikum... kembali lagi di merenung #2. langsung sajalah, silahkan !
Ceritanya habis maksiat nih. maksiat ngapain yang kyak gimana yo pkoknya gtulah hdeh.. jangan bilang2xlah.. habis maksiat ogk bilang2x.... Sering sekali aku berfikir, kenapa sih kita masih lakuin maksiat? kita ini hidup untuk apa sih? kita ini hidu untuk apa? kita ini bakal kmana? emang kita gak bakal mati?hmmm, habis nglakuin maksiat itu sedih banget..
Ceritanya habis maksiat nih. maksiat ngapain yang kyak gimana yo pkoknya gtulah hdeh.. jangan bilang2xlah.. habis maksiat ogk bilang2x.... Sering sekali aku berfikir, kenapa sih kita masih lakuin maksiat? kita ini hidup untuk apa sih? kita ini hidu untuk apa? kita ini bakal kmana? emang kita gak bakal mati?hmmm, habis nglakuin maksiat itu sedih banget..
Merenung #1
Assalamu'alaikum... kembali lagi setelah sekian lama dan berlama-lama dalam kevacuman. ya intinya dah lama gak posting, gitu aja. Hari-hari ini, menghabiskan sisa-sisa liburan insya Allah saya akan tuliskan renungan yg hari-hari ini juga kurenungkan. Liburan ku dalam renungan. langsung saja dah baca ya.
Mendung Pasti Berlalu
Assalamu’alaikum wr. wb.
Ini cerita adalah kisah
nyata. Kisah yang dialami oleh kakak saya. Bukan apa-apa saya tuliskan menjadi
sebuah cerpen, tak lain tak bukan untuk kita ambil bersama pelajaran darinya. Silahkan
!
Kakakku adalah seorang
yang menyukai design-design bangunan/rumah atau biasa disebut juga arsitektur.
Ia juga sangat lihai membuat rumah lagi mendesignnya. Di game the sims
maksudnya. Luar biasa, saya melihatnya ia cukup berbakat dengan bidang itu
ditambah dia adalah orang suka dengan kerapian.
Di SMA pastilah ada nanti
penjurusan, biasanya ada dua jurusan IPA dan IPS, tapi ada juga yang tiga
ditambah bahasa. Kakakku hendak jadi arsitek, jelaslah ia menginginkan untuk
masuk IPA. Tapi untuk masuk IPA bukanlah perkara mudah. Semua siswa ditanya
pastilah ingin masuk ke IPA(kecualiyangtidak), mungkin karena IPS itu Ikatan
Pelajar Sial kali ya. Enggak2x hehhe. Bercanda doang, yang IPS jangan marah,
entar saya digebukin. Bukan seperti itu, mungkin IPA lebih banyak diunggulkan
dan biasanya yang masuk IPA cross country ke IPS pun bisa. Tapi kalau IPS gak
tau.
Tapi kakak saya ini aneh
dan gimana sih saya gak tau. Pengennya masuk IPA tapi waktu ujian penjurusan
dia malah sedikit belajar banyak mainya. Dengan pribadinya yang sangar pedenya,
berani perangainya, dan pengen menang sendiri lakunya. Biasalah dia
menyikapinya, ketika ku tanya “Mas, kok ngegame wae?”. Jawabnya santai “sek,
seru ogk”. Tak itu pula, malah ia tambahkan ini lhoh pemainku ratingnya nambah
terus dan sudah jadi sekian dan bla bla bla.. ini menggodaku untuk bermain juga
nih.hehhe.
Dan akhirnya apa, dengan
wajah kelu, batinnya runtuh, hatinya lepuh, tapi jiwanya masih normal kok gak
sampai gila. Santai aja . Hehhe. Dia malah dapat jurusan IPS. Galaunya setengah
mati brarti masih setengah hidup. Hari-harinya gak enak banget dipandang.
Biasanya yang kaya keripik maicih bikin orang jadi kepedasan, bergairah, dan
marah-marah(mungkin). Kini malah jadi kelemar-kelemer kaya lemper yang makan
udah kekenyangan. Muneg.
Tapi bukanlah dia kalo
jadinya hanya semakin jatuh dan terpuruk. Berkat dukungan dari ibu, bapak yang
selalu menguatkan dan juga temen-temennya yang selalu memberi motivasi. Ia
bangkit, menerima pilihan itu dengan dengan ikhlas. Bahwa ia sadar ketika ia
tak mampu melewati pintu yang ia inginkan masih ada pintu-pintu yang terbuka
mempersilahkannya untuk melewati dengan suka cita. Seperti dalam surat Al
Baqarah 216 yang artinya “Diwajibkan
atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci.
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi
(pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui,
sedang kamu tidak mengetahui.”.
Seperti itu, akhirnya kakakku menemukan pintunya di IPS ia kini mengikuti seleksi OSN akutansi. Kini mimpinya ialah memenangakan lolos mewakili sekolahnya dan memenangkan OSN. Kembali membawa piala kebanggaan yang tahun lalu diboyong oleh kakak kelasnya. Semoga sukses mewujudkan impiannya. Karena mendung pasti berlalu, hujan mengguyur, lalu sinar matahari mulai nampak, dan pelangi terbentuk indah mempesona.
Seperti itu, akhirnya kakakku menemukan pintunya di IPS ia kini mengikuti seleksi OSN akutansi. Kini mimpinya ialah memenangakan lolos mewakili sekolahnya dan memenangkan OSN. Kembali membawa piala kebanggaan yang tahun lalu diboyong oleh kakak kelasnya. Semoga sukses mewujudkan impiannya. Karena mendung pasti berlalu, hujan mengguyur, lalu sinar matahari mulai nampak, dan pelangi terbentuk indah mempesona.
Maka bermimpilah
setinggi-tingginya, jika kita terjatuh
jatuhlah seperti benih-benih yang siap tumbuh. Karena apa yang telah
kita dapatkan sekarang adalah pilihan-pilihan kita kemarin dan esok yang akan
kita dapatkan adalah pilihan-pilihan kita hari ini. Kita merencenakan, untuk
menyesuaikan diri dengan rencana Allah.
Mungkin ini cerita banyak
terjadi di sekeliling kita. Atau bahkan kita sendiri merasakannya. Tapi tiada
salahnya kita menyimak untuk mengambil hikmah yang tersemat. Semoga bermanfaat
untuk kita semua.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
Pacaran atau Ngegalau
Assalamu’alaikum wr. wb.
Kali ini saya coba tulis sebuah artikel guna
menasehati, mengingatkan, berbagi ilmu, yang lebih saya dedikasikan untuk saya
sendiri. Semoga bermanfaat, silahkan !
PACARAN
Pacaran. Hmmm, pasti sudah pada tau tuh apa
pacaran. Apalagi remaja sekarang, motivasinya sekolah pengen ketemu pacarnya
bukan cari ilmu. Astagfirullah.
Setahu saya pacaran itu tuh, ikatan ilegal
yang dibuat oleh dua manusia bukan makhrom yang katanya saling mencintai. Lalu,
mereka merasa boleh jalan bareng, berduan, berkhalwat, pegang-pegangan tangan,
setiap waktu setiap tempat smsan telfonan juga, dan ujuk-ujuknya jadi zina.
Naudzubillah.
Apa bener tuh boleh? Gini aja. Pacaran itu
ikatan resmi bukan? Manfaatnya apa? Semangatin lo belajar? Yakin UN dapet 100
semua? Coba pikir uang yang kamu beliin hadiah buat dia itu untuk infak atau
shodaqoh? Bukankah lebih bermanfaat pun berpahala? Coba pikir lagi kamu
perhatian banget sama perempuan yang bukan apa-apa kamu, tapi sama ibu kamu
malah bentak-bentak? Hmm, banyak banget deh kalau aku lanjutin.
Pacaran itu haram sob. Allah berfirman :
وَلاَ تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً
وَسَاءَ سَبِيلاً
“Dan janganlah kamu mendekati zina;
sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan seburuk-buruk jalan”. (Al Isra’ [17] : 32).
Berkaitan
dengan ayat ini seorang ahli tafsir Syaikh Abdurrahman bin Nashir As
Sa’di –rahimahullah- mengatakan dalam tafsirnya,
“Larangan mendekati suatu
perbuatan nilainya lebih daripada semata-mata larangan melakukan suatu perbuatan
karena larangan mendekati suatu perbuatan mencakup larangan seluruh hal yang
dapat menjadi pembuka/jalan dan dorongan untuk melakukan perbuatan yang
dilarang”.
Kemudian
Beliau –rahimahullah- menambahkan sebuah kaidah yang penting dalam
hal ini,
“Barangsiapa yang mendekati suatu
perbuatan yang terlarang maka dikhawatirkan dia terjatuh pada suatu yang
dilarang.”
Dan ini terbukti, awalnya memang cuman
pacaran-pacaran biasa(maksudnya?XD).
Jalan-jalan bareng dan akhirnya ya gitu deh. Puncaknya nih, di hari
valentine atau tahun baru. Jangan sampai ikut-ikatan deh. Najis gitu.
Sebuah penelitian baru di Universitas Valencia,
ketika seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita akan menyebabkan kenaikan
sekresi hormon kortisol. Hormon kortisol itu yang bertanggung jawab akan stress
di tubuh. Jadi, jika laki-laki berkhalwat jadi lebih stress dan terangsang
nafsunya.
“Cukuplah
anda duduk selama lima menit dengan seorang wanita. Anda akan memiliki proporsi
tinggi dalam peningkatan hormon tersebut,” inilah temuan studi ilmiah baru-baru
ini yang dimuat pada Daily Telegraph!
Para
ilmuwan mengatakan bahwa hormon kortisol sangat penting bagi tubuh dan berguna
untuk kinerja tubuh tetapi dengan syarat mampu meningkatkan proporsi yang
rendah, namun jika meningkat hormon dalam tubuh dan berulang terus proses
tersebut, maka yang demikian dapat menyebabkan penyakit serius seperti penyakit
jantung dan tekanan darah tinggi dan berakibat pada diabetes dan penyakit
lainnya yang mungkin meningkatkan nafsu seksual. Nah, ini lho yang bahaya.
Berdosa pula.
Mengingatkan
kita dengan hadits yang mainstream.
Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda:
لا يخلون أحدكم بامرأة فإن الشيطان ثالثهما
“Janganlah salah seorang dari
kalian berkhalwat dengan seorang wanita karena sesungguhnya syaitan menjadi
orang ketiga diantara mereka berdua.”(HR.
Ahmad 1/18, Ibnu Hibban [lihat Shahih Ibnu Hibban 1/436],
At-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Awshoth 2/184, dan Al-Baihaqi
dalam sunannya 7/91. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam As-Shahihah 1/792
no. 430)
Ini
juga. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ رَجُلٍ بِمِخْيَطٍ مِنْ
حَدِيدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لا تَحِلُّ لَهُ
“Ditusuknya kepala seseorang
dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita
yang bukan mahramnya.” (HR. Thobroni dalam Mu’jam Al Kabir 20: 211. Syaikh
Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Itu
semua sudah jadi tamparan keras buat kita semua untuk tidak melakukan perbuatan
yang mendekati zina ini. Lantas bagaimana jika kita putuskan lalu masih aja
kita pikirkan dia dan selalu terbayang-bayang. Atau kita sudah punya prinsip
untuk tidak pacaran. Tapi, kita nyimpen rasa nih sama seseorang. Kita mikirin
dia everywhere and everytime gitu ya. Dan kadang-kadang pula kita malah gombalin
dia.
NGEGALAU
Sekarang
coba lihat realita, mungkin kita lihat banyak sekarang pelajar muslim atau
muslimah galau karena cinta. Ya mereka ingin merasakan ketenangan bersama orang
yang ia cintai. Ia tahu pacaran adalah haram, berkhalwat ditemani syetan.
Apalagi bergandengan tangan, lebih baik ditusuk pasak besi. Kan gitu ?
Akhirnya
mereka tuh banyak ketemuan di sosmed, sms, whatshap, dll.. Mereka
bebas bercengkrama luar biasa, hingga lupa bahwa ia bukanlah makhromnya.
Kenapa
bisa begitu? Kita terlalu belia mengenal cinta, tidak bisa membedakan simpati
naksir dan cinta sejati, kita belum bisa mengukur kadarnya, kita terlalu polos,
dan terkadang kita hanya memenuhi nafsu, serta mencari kesenangan darinya.
Saya
saja sampai bingung sekarang saja saya sudah memikirkan cinta, hingga
pernikahan bagaimana. Tapi tak pernah berfikir hakikat daripadanya. Dan apakah
ini benar?
Oh
dunia, dunia. Rasanya memang kita sebagai generasi muda banyak teracuni
pengaruh-pengaruh buruk ghozwul fikr dengan senjata 3F (Food, Fun, Fashion).
Makan-makanan junk food yang tidak jelas halal tidaknya. Fun dengan game-game,
atau tradisi-tradisi barat yang sarat akan kesenangan. Fashion dengan pakaian
yang kurang kainnya, atau bahkan hijab yang cuma gaya-gayaan doang alias
tabarruj.
Tak
banyak meluber dari perkara-perkara itu lagi. Kini makin banyaknya lagu melow
galau menggalaukan dengan lirik perkara cinta lagi. Film-film yang sarat akan
percintaan saja. Ya jelas kalau kita sering galau karena cinta. Semua hiburan
sarat akan cinta dengan lawan jenis.
Galau di
KBBI berarti kacau, kerisauan, keramaian (hati). Mungkin hati kita tuh kacau
lagi kacau, kacau kenapa? Bisa aja tadi si dia ngobrol sama laki-lakin lain apa perempuan lain. Kamu
cemburu. Apa dia sudah gak cinta atau sudah bosen sama aku? Pikiran kamu tuh
kayak gitu. Kalau gak itu rasanya rindu banget sama dia, kenapa ya aku gak
pernah bareng dia ketemu dia, ngmong sama dia(pdhalstiaphriktemuXD). Ya seperti
itulah.
Kita tuh
kehilangan akal. Ketika janji sudah jadi pegangan. Menset dalam otak kita tuh,
aku dan dia itu bahagia. Dan aku terpisah dari dia itu sesangsara. Padahal waktu
masih bergulir lama untuk mempersatukannya. Bagaima jika nanti kalau beneran
gak bisa bersatu lagi? Rasanya bakal sakit banget, bagai terpelanting dari ketinggian
dan nyungsep di durian(emangpernahngrasainXD).
Jangan
genggam tuh slogan, cinta itu mengubah segalanya. Tapi segalanya dapat diubah
dengan cinta. Cinta bukanlah raja dan kita jadi babunya. Tapi kitalah rajanya
cinta itu serdadu-serdadu kita. Kalau bisa gitu kan keren sudah.
Nah,
bagaimana dampak bagi kesahatan kita. Ini saya kutip dari akupunturjogja.:
Galau merupakan kondisi emosi
negatif. Suatu emosi yang dirasakan oleh seseorang bisa jadi merupakan sebuah
efek dari kadar hormon tertentu yang ada di dalam tubuh seseorang. Begitu juga
sebaliknya, emosi negatif juga merangsang kelenjar Hypotalamus untuk
menstimulasi hormon-hormon tertentu diproduksi berlebih. Padahal jika
diperhatikan, hormon memberikan efek tertentu pada organ ataupun kondisi
lainnya dalam tubuh. Hormon yang diproduksi dalam tubuh seseorang memberikan
dampak sistemik dalam metabolisme.
Contoh, hormon kortisol sebagai
hormon stres, memiliki efek metabolik beragam organ dan jaringan tubuh,
termasuk sistem kardiovaskular, sistem saraf pusat, sistem renal dan sistem
fetus. Pada prinsipnya, kortisol akan memantik lintasan anabolisme pada hati
dan lintasan katabolisme pada jaringan otot dan adiposa guna meningkatkan rasio
serum gula darah. Oleh karena itu, seperti hormon pertumbuhan, adrenalin dan
glukagon, kortisol dikatakan memiliki sifat diabetogenik, khususnya karena
hormon ini meningkatkan produksi glukosa oleh hati melalui metabolisme
glukoneogenesis setelah menstimulasi pelepasan asam amino dari jaringan otot
yang diperlukan bagi lintasan metabolisme tersebut, namun menghambat kinerja
hormon insulin pada transporter GLUT4 yang disekresi sebagai respon meningkatnya
rasio serum gula darah. Masih banyak efek metabolik dari sebuah hormon
kortisol. Jika hormon kortisol diproduksi terus menerus dalam kadar yang
tinggi, otomatis dapat meningkatkan gula darah. Sehingga kadar gula darah
seseorang menjadi tidak seimbang yang pada akhirnya berujung pada penyakit
metabolik yang bernama Diabetes.
Secara sederhana, galau membuat
metabolisme dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Ketika kondisi ini terjadi
terus menerus muncullah gejala-gejala awal, jika diabaikan maka menjadi sebuah
penyakit kronis.
Gejala-gejala awal tersebut
berupa:
1.Detak jantung yang tidak
beraturan, bisa jadi lebih cepat, lebih lambat atau arytmia.
2.Sakit perut, baik berupa maag
maupun kembung dan mual.
3.Sariawan
4.Insomnia
5.Kurang bersemangat atau lesu
6.Sakit kepala juga termasuk
vertigo atau pusing
7.Sakit pinggang, karena renal
(ginjal) juga menjadi berfungsi kurang optimal
8.Keguguran atau masalah reproduksi
9.Dan masih banyak lagi.
Saatnya kita kembali pada Allah(bukanmeninggalK). Tapi cinta Allahlah yang akan mengusir galaumu. Inget
ini “Kita cinta itu karena Allah, dengan cara yang diridhai Allah, pun
semata-mata mencari keridhaan Allah.” Bukan hanya cinta karena Allah doang,
tapi caranya tak diridhai. Cara yang diridhai ya menikah, sudah cukup.
Jangan galau lagi. Ingat selalu Allah.
Allah Ta’ala berfirman, “Janganlah engkau bersedih,
sesungguhnya Allah bersama kami” (QS. At Taubah: 40)
“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar” (Qs.
Al-Baqarah 153).
“Hanya kepada-Mulah kami menyembah, dan hanya kepada-Mulah kami
meminta pertolongan” (QS. Al Fatihah 5).
“Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (Qs
Al-Insyirah 5-6).
“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan
mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi
tenteram” (Qs Ar-Ra’du 28).
Terima kasih, sudah mampir membaca. Ingat yah, hanya
dengan mengingat ALlahlah hati menjadi
tenang. Semoga bermanfaat untuk kita semua.
Wassalamu’alaikum wr. wb
4 Racun Hati
Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. kali ini saya sedikit berikan materi yang saya ambil dari buku Tazkiyatun Nafs yang ditulis oleh Ibnu Rajab Al Hambali, Ibnu Qayyim Al-Jauzziyah, dan Imam Al Ghazali. Silahkan !
Banyak Makan
Sedikit makan itu melembutkan hati, menguatkan daya pikir, membuka diri, serta melemahkan hawa nafsu dan sifat marah. Sedangkan, banyak makan akan mengakibatkan kebalikannya.
Miqdam bin Ma’ad Yakrib berkata, Aku mendengar Rasulullah SAS bersabda,
Berlebihan dalam makan mengakibatkan banyak hal buruk. Ia akan menggerakkan anggota badan untuk melakukan berbagai kemaksiatan serta menjadikannya merasa berat untuk berbuat taat dan beribadah. Dua hal tadi sudah cukup sebagai suatu keburukan untuk kita.
Berapa banyak kemaksiatan yang bermula dari keadaan kenyang dan berlebihan dalam makan. Berapa banyak pula ketaatan dalam keadaan sebaliknya. Maka, barangsiapa bisa menjaga keburukan perutnya ia telah menjaga diri dari keburukan yang besar. Pun, setan lebih terampil memperdaya manusia ketika perutnya dipenuhi dengan makanan. Karenanya, tersebut dalam sebuah, atsar, ”Persempitlah jalan setan dengan puasa!”
Berlebihan dalam bergaul
Ini adalah penyakit berbahaya yang mengakibatkan banyak keburukan. Ia dapat menghilangkan nikmat
Dalam bergaul, hendaknya kita mengklasifikasikannya, jika tidak mampu membedakan masing-masing akan dapat membawa kita menuju bencana. Kita dapat mengklasifikasikannya menjadi 4, yakni :
Bila hati telah bersinar, berbagai amal kebaikan akan berdatangan dari berbagai penjuru, untuk dilaksanakan. Sebagaimana bila ia gelap, berbagai bencana dan keburukan pun akan berdatangan dari berbagai tempat.
Maka barangsiapa menginginkan keselamatan dan kehidupan bagi hatinya, hendaklah ia membersihkan hatinya dari pengaruh racun-racun itu. Kemudian menjaganya jangan sampai ada racun lain mengotorinya.
Adapun jika tanpa sengaja ia mengambil salah satunya, ia harus segera untuk membuangnya, dan menghapus pengaruhnya dengan cara bertaubat, beristigfar, dan mengerjakan Amal shalih yang dapat menghapus kesalahan.
Setiap
maksiat adalah racun hati. Ia menjadi penyebab sakit dan kehancurannya,
memalingkan iradah nya dari iradah Allah, dan menambah parah penyakitnya.
Abdullah bin Mubarak berkata :
رأىت
الذّنوب تميت القلب
وقد يورث الذّلّ إدمانها
و
ترك الذّنوب حياة القلب وخير لنفسك عصيانها
Kulihat dosa-dosa itu mematikan hati, membiasakannya
mengakibatkan kehinaan, meninggalkannya adalah kehidupan bagi hati, selalu
menjauhinya adalah hal yang terbaik untuk kamu.
Keempat
racun yang paling banyak tersebar dan paling berbahaya bagi kehidupan hati adalah
:
1 Banyak Bicara
Diriwayatkan
dari Anas bin Malik, Rasul SAS bersabda,
لا
يستقيم إيمان عبد حتّى يستقيم قلبه ولا يستقيم قلبه حتّى يستقيم لسانه
“Keimanan seorang hamba
tidak akan lurus sebelum lurus hatinya, dan tidak akan lurus hatinya sebelum
lurus lisannya.”
Rasulullah
SAS menjadikan lurusnya hati sebagai lurusnya iman, dan menjadikan lurusnya
lisan sebagai lurusnya hati.
Umar bin Khattab r.a pernah berkata, Barang
siapa banyak bicaranya banyak kekeliruannya. Barangsiapa banyak kekeliruannya
banayk dosanya. Dan barangsiapa banyak dosanya maka neraka adalah tempat yang
pantas baginya.
Sudah cukup jelas bahwa banyak berbicara ada
racun bagi hati kita, Sahl berkata “Barangsiapa berbicara tenteng sesuatu yang
tidak berguna baginya, merupakan suatu kehinaan dari Allah. Maka dari itu
barang siapa beriman kepada hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.
Banyak Makan
Sedikit makan itu melembutkan hati, menguatkan daya pikir, membuka diri, serta melemahkan hawa nafsu dan sifat marah. Sedangkan, banyak makan akan mengakibatkan kebalikannya.
Miqdam bin Ma’ad Yakrib berkata, Aku mendengar Rasulullah SAS bersabda,
ما ملأ
ابن آدم وعاءا شرّا من بطنه بحسب ابن آدم لقيما ت يضمن صلبه فإن كان لامحالة فثلث
لطعامه وثلث لشرابه وثلث لنفسه
Tidak ada bejana yang diisi oleh anak Adam yang lebih
buruk daripada perutny. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap untuk menegakkan
tulang pungguhnya. Jika tidak bisa, maka sepertiga dari perutnya hendaknya
diidi dengan makanya, sepertiga untuk minumnya, dan sepertiga untuk nafasnya.
Berlebihan dalam makan mengakibatkan banyak hal buruk. Ia akan menggerakkan anggota badan untuk melakukan berbagai kemaksiatan serta menjadikannya merasa berat untuk berbuat taat dan beribadah. Dua hal tadi sudah cukup sebagai suatu keburukan untuk kita.
Berapa banyak kemaksiatan yang bermula dari keadaan kenyang dan berlebihan dalam makan. Berapa banyak pula ketaatan dalam keadaan sebaliknya. Maka, barangsiapa bisa menjaga keburukan perutnya ia telah menjaga diri dari keburukan yang besar. Pun, setan lebih terampil memperdaya manusia ketika perutnya dipenuhi dengan makanan. Karenanya, tersebut dalam sebuah, atsar, ”Persempitlah jalan setan dengan puasa!”
Berlebihan dalam bergaul
Ini adalah penyakit berbahaya yang mengakibatkan banyak keburukan. Ia dapat menghilangkan nikmat
dan menebarkan permusuhan. Ia juga menanamkan
kedengkian yang dahsyat, yang seandainya ditimpakan kepada gunung-gunung yang
kokoh sekalipun, meletuslah ia. Yang jelas, bergaul secara berlebihan membawa
kerugian dunia akhirat.
Dalam bergaul, hendaknya kita mengklasifikasikannya, jika tidak mampu membedakan masing-masing akan dapat membawa kita menuju bencana. Kita dapat mengklasifikasikannya menjadi 4, yakni :
a. Kelompok yang bergaul dengan mereka seperti
mengkonsumsi makanan yang bergizi.
b.
Kelompok
yang bergaul dengan mereka seperti mengkonsumsi obat.
c.
Kelompok
yang bergaul dengan mereka berarti mengkonsumsi penyakit.
d. Kelompok yang bergaul dengan mereka adalah
kebinasaan total
4. Banyak Memandang
Berlebihan memandang dengan mata menimbulkan anggapan indah apa yang dipandang dan
Berlebihan memandang dengan mata menimbulkan anggapan indah apa yang dipandang dan
bertautnya hati yang memandang, kepada obyek
yang dipandang. Selanjutnya menculuh kerusakan dalam hatinya :
a. Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAS bersabda,
النّظر سهم مسموم من سهام إبليس . فمن غضّ بصره
الله أورثه حلاوة يجدها في قلبه إلى يوم يلقاه
“pandangan itu adalah panah beracun
iblis. Barangsiapa menundukkan pandangannya karena Allah,
Dia akan berikan kepadanya kenikmatan dalam
hatinya yang akan ia rasakan sampai bertemu denganNya.”
b. Masuknya setan ketika seseorang memandang.
Sesungguhnya masuknya setan lewat jalan ini melebihi
Kecepatan alirang udara ke ruang hampa. Setan
akan menjadikan wujud yang dipandang seakan-akan indah, menjadikannya sebagai
berhala tautan hati. Kemudian mengobral janji dengan angan-angan. Lalu, ia
menyalakan api syahwat dan ia lemparkan kayu bakar maksiat. Seseorang tidak
mungkin melakukannya tanpa adanya gambaran wujud yang dipandangnya.
c.
Pandangan itu menyibukkan hati. Menjadikannya lupa akan hal-hal yang bermanfaat baginya, dan
Pandangan itu menyibukkan hati. Menjadikannya lupa akan hal-hal yang bermanfaat baginya, dan
menjadi penghalang antara keduanya. Akhirnya,
urusan pun jadi kacau, ia selalu lalai dan mengikuti hawa nafsunya.
Demikianlah 3 bencana jika kita melepas pandangan. Jangan biarkan hati lepas, jika kita lepas berarti
Demikianlah 3 bencana jika kita melepas pandangan. Jangan biarkan hati lepas, jika kita lepas berarti
memasukkan kegelapan ke dalam hati. Dan juga
membiarkan pandangan lepas adalah kemaksiatan kepada
Allah, karena firman-Nya,
Katakanlah kepada orang laki-laki yang
beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara
kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya
Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat".
Bila hati telah bersinar, berbagai amal kebaikan akan berdatangan dari berbagai penjuru, untuk dilaksanakan. Sebagaimana bila ia gelap, berbagai bencana dan keburukan pun akan berdatangan dari berbagai tempat.
Maka barangsiapa menginginkan keselamatan dan kehidupan bagi hatinya, hendaklah ia membersihkan hatinya dari pengaruh racun-racun itu. Kemudian menjaganya jangan sampai ada racun lain mengotorinya.
Adapun jika tanpa sengaja ia mengambil salah satunya, ia harus segera untuk membuangnya, dan menghapus pengaruhnya dengan cara bertaubat, beristigfar, dan mengerjakan Amal shalih yang dapat menghapus kesalahan.
Semoga
ini semua dapat mengingatkan diri saya sendiri dan teman-teman sekalian, untuk
menjaga hati kita dari racun-racun tersebut agar hati kita tetap hidup sebagai
hati yang sehat. Tidak sakit atau bahkan mati. Aamiin.
Bangunan yang Tidak Akan Rusak dan Pemilik yang Tidak Bisa Mati
Asslamu'alaikum wr. wb.
Hai guys, kali ini saya kasih lagi sebuah kisah inspiratif yang bisa kita ambil hikmah dari padanya. Silahkan !
Diriwayatkan seorang raja berhasil membangun sebuh kota dengan segala keperluaanya yang cukup megah. kemudian raja itu mengundang rakyatnya untuk berpesta ria menyaksikan kota itu. Pada setiap pintu, penjaga diperintahkan untuk menanyai setiap pengungjung adakah cela dan kekurangan kota yang dibangunnya itu.
Hampir seluruh orang mengatakan bahwa kota itu tiada cela dan kekurangngan. Tetapi ada sebagian pengunjung yang mengatakan bahwa kota ini memiliki dua cacat celanya. sesuai perintah raja, mereka ditahan untuk dihadapkan kepada raja.
"Apalagi cacat dan celanya kota ini?" tanya raja.
"Kota ini akan rusak dan pemiliknya akan mati." Jawab orang itu. Raja bertanya,"Apakah ada kota yang tidak akan rusak dan pemiliknya tidak akan mati?"
"Ada. Bangunan yang tidak akan rusak dan pemiliknya tidak akan mati." Jawab mereka.
"Segera katakan apa itu." Desak raja.
"Jannah dan Allah pemiliknya." Jawabnya tegas.
Mendengar cerita jannah dengan segala keindahannya yang abadi, sang raja menjadi tertarik dan merindukannya. Apalagi ketika mereka menceritakan tentang neraka dan azabnya bagi manusia yang sombong dan ingin menandingi Allah. Ketika mereka mengajak raja kembali ke jalan Allah, raja itu pun ikhlas mengikutinya. Ditinggalakan segera kemegahan kerajaanya dan jadilah ia hamba yang taat dan beribadah kepada Allah. Karena ia menyongsong keindahan dan kemegahan jannah. Bangunan yang tidak akan rusak dan pemiliknya tidak bisa mati.
Bagaimana sob, semoga bermanfaat untuk kita semua ya. Menginspirasi dan memotivasi untuk semakin meningkatnya ibadah kita pada Illahi. Terimakasih.
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Sumber : Buku Hikmah, 101 Kisah Teladan dari Al-Qur'an dan Al-Hadits.
Tempayan Retak
Assalamu’alaikum wr. wb.
Hai guys, pasti kalian bertanya-tanya maksudnya apaan sih? Apa istimewanya tempayan, retak pula? Eitss jangan su’udzon dulu, denger baik-baik nih ceritanya. Silahkan !
Di sebuah kerajaan yang
jauh dari perairan, dan tidak punya sumur, apalagi mata air. Sehingga setiap
hari raja menyuruh pembantunya untuk mengambil air di mata air yang terletak di
dalam hutan.
Para pembantu raja
tersebut setiap harinya mengambil air di mata air itu dengan tempayan-tempayan.
Namun, pada salah satu tempayan milik pembatu raja terdapat keretakan. Pembantu
raja yang memiliki itu tak merisaukan itu, iapun tetap mengambil air di mata
air.
Pada suatu hari, sebelum mengambil air. Tempayan itu berkata pada pemiliknya bahwa ia merasa tak berguna. Dalam keluhnya ia beranggapan hanya tempayan retak yang tak mampu membawa banyak air. Karena air akan mengucur dari sela-sela keretakan dalam perjalanan menuju kerajaan. Raja pun pasti memilih tempayan yang tak retak bagus dan besar, karena ia membawa air yang banyak.
Beberapa tahun kemudian,
tempayan retak itu semakin mengeluh. Namun, tetap saja pemiliknya tak
menghiraukan. Dan kembali berjalan menuju ke mata air untuk mengambil air bagi
sang raja.
Hingga suatu hari, betapa terkejutnya dia. Ketika melihat jalan yang ia lalui begitu indah di pandang mata. Warna-warni bunga, wangi semerbak merangsang jiwa, hingga kupu-kupu berterbangan bahagia. Tempayan retak itu bertanya pada pemiliknya, kenapa jalan yang ia lalui bisa menjadi seindah ini. Sang pemiliknya menjawab, bahwa jalan yang ia lalui ia tanami dengan benih-benih bunga. Setiap kita mengambil air ia akan
mengucur membasahi(menyirami) benih-benih yang telah di tanam.
Berbeda dengan jalan yang dilewati oleh tempayan yang bagus dan mampu membawa banyak air. Hanya tampak gersang dan pijakan kaki yang dalam karena membawa air yang berat.
Kawan, dari kisah ini yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mengambil hikmah dari “kenyataan” ini. Apa? Ya, kekurangan bukanlah hal yang menjadikan kita semakin terperosok(buruk), tapi bahkan kelemahan kita ialah sumber kekuatan kita.
Semoga dapat
menginspirasi, bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Gubahan cerita dari buku : Juz Inspirasi Islami.
Kata-Kata Mutiara dalam buku "From School to Heaven"
Assalamu'alaikum.. Alhamdulillah akhirnya ada kemauan lagi untuk mengisi artikel dalam blog ini. Semoga tetap istiqomah, berdakwah melalui sarana blog sederhana ini. aamiin. pun menjadi sejarah kecilku di dewasa kelak. insya Allah
Kali ini saya hendak memberikan kata-kata mutiara ada hadits pula yang aku kutip dari buku bacaan "From School to Heaven" karya Ahmad Rifai Rifan. langsung saja, silahkan !
Keteguhan perbendaharaanku
Duka adalah kawanku
Ilmu adalah senjataku
Ketabahan adalah pakaianku
(Rasulullah sas)
“Orang yang tidak memahami ilmu dunia, bagaikan orang yang lumpuh.
Tetapi yang tidak memahami ilmu agama, bagaikan orang buta.”
Barang siapa Allah tujuannya
Niscaya dunia akan melayaninya
Namun siapa dunia tujuannya
Niscaya kan letih dan pasti sengsara
Diperbudak dunia sampai akhir masa
(istigfar,Aa Gyn)
Sungguh aku memiliki jiwa perindu
Jiwa ini merindukan kepemimpinan, maka aku mendapatkannya.
Merindukan khilafah, maka aku meraihnya.
Dan sekarang jiwa itu merindukan surga.
(Umar bin Abdul Aziz)
Siapa yang tidak pernah membisikkan hatinya untuk berjihad, maka ia
mati dalam keadaan jahiliyah.
(Rasulullah sas)
Berikanlah perhatian kepada sahabatmu, karena mereka menjadi bekal
kalian di dunia dan di akhirat.
(Ali bin Abi Thalib r.a)
Ketika aku pergi keluar mencari sahabat, tak kutemukan satupun.
Tetapi ketika aku pergi keluar untuk menjadi sahabat, kutemukan
sahabat di mana-mana.
Pandangan mata, selalu menipu
Pandangan akal selalu tersalah
Pandangan nafsu selalu melulu
(Hijaz)
Sebagian dari kebaikan muslim adalah
meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya.
(Rasulullah sas)
Berikan aku sepuluh orangtua,maka akan aku pindahkan gunung Semeru,
Tapi berikan aku sepuluh pemuda, maka dunia akan aku tundukkan
(Ir. Soekarno)
Seorang pecundang akan berkata “ini mungkin, tapi sulit”
sedangkan seorang pemenang akan berkata “ini sulit, tapi mungkin.”
Jika kau ingin bermandikan kemuliaan,
Jangan puas dengan dengan apa yang ada di bawah bintang.
Sebab rasa kematian demi urusan kecil,
Akan sama rasanya seperti kematiaan untuk perkara yang besar
(al-Mutanabbi)
A smooth sea never made a skillfull mariner,
Laut yang tenang takkan pernah melahirkan pelaut yang handal.
Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang telah engkau raih, namun
kegagalan yang telah engkau hadapi, dan keberaniaan yang membuatmu tetap
berjuang melawan rintangan yang datang bertubi-tubi
(Orrison Sweet Marden)
Mimpi adalah ruang yang selalu mendahului kenyataan. Tak ada
kenyataan yang terbentuk dalam diri seseorang di luar mimpi-mimpinya.
(Ust. Anis Matta)
Apa yang kau lihat adalah apa yang kau dapat meraihnya
Kegagalan adalah sesuatu yang bisa kita hindari
Dengan cara tidak mengatakan apa-apa
Tidak melakukan apa-apa,
Dan tidak menjadi apa-apa
(Denis Weitle)
Kalau kita memulai langkah dengan rasa takut, maka sebenarnya kita
tidak pernah melangkah.
(A.H Nayyar)
Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustabil. Kita baru
yakin saat kita telah berhasil melakukannya dengan baik.
(Evelyn Underhill)
Sebaik-baik manusia adalah orang yang diberi panjang umur dan baik
amalnya, dan sejelek-jeleknya manusia adalah orang yang diberi panjang umur dan
jelak amalnya (H.R. Ahmad)
Terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat bagi kita semua. aamiin. sampai ketemu di entri berikutnya.
Wassalamu'alaikum...
Kutipan Marck R. Douglas Dalam Bukunya How to Make a Habit of Succeending
Assalamu'alaikum..Pada entri ini, saya kasih kutipan dari Marck R. Douglas yang menginpirasi dan memotivasi. selamat membaca!
"Kalau tak dapat menjadi cemara dipuncak bukit jadilah perdu di lembah; tetapi jadilah perdu kecil yang terbaik di samping bukit; jadilah semak kalau jika engkau tak mampu menjadi pohon.
Kalau engkau tak dapat menjadi semak, jadilah segerombol rumput dan menjadikan jalan raya menjadi lebih meriah
Kalau tidak mampu menjadi ikan besar jadilah ikan kecil, tetapi ikan kecil yang paling bergairah di danau.
Tidak mungking semau menjadi kapten, kita harus menjadi awak kapal, ada sesuatu bagi kita semua. Ada pekerjaan besar Ada pula yang kecil dan tugas pertama yang harus kita lakukan adalah yang terdekat. Kalau tidak mungkin menjadi jalan raya, maka jadilah jalan setapak; kalau tidak mungkin menjadi matahari, jadilah sebuah bintang; Bukan ukuran yang menentukan kamu menang atau kalah. Tetapi jadilah yang terbaik apapun peran kamu.
Gimana? Apapun tempat kita, ukuran kita, atau bidang kita pokoknya be the best!
Makasih udah mampir. Wassalamu'alaikum...
"Kalau tak dapat menjadi cemara dipuncak bukit jadilah perdu di lembah; tetapi jadilah perdu kecil yang terbaik di samping bukit; jadilah semak kalau jika engkau tak mampu menjadi pohon.
Kalau engkau tak dapat menjadi semak, jadilah segerombol rumput dan menjadikan jalan raya menjadi lebih meriah
Kalau tidak mampu menjadi ikan besar jadilah ikan kecil, tetapi ikan kecil yang paling bergairah di danau.
Tidak mungking semau menjadi kapten, kita harus menjadi awak kapal, ada sesuatu bagi kita semua. Ada pekerjaan besar Ada pula yang kecil dan tugas pertama yang harus kita lakukan adalah yang terdekat. Kalau tidak mungkin menjadi jalan raya, maka jadilah jalan setapak; kalau tidak mungkin menjadi matahari, jadilah sebuah bintang; Bukan ukuran yang menentukan kamu menang atau kalah. Tetapi jadilah yang terbaik apapun peran kamu.
Gimana? Apapun tempat kita, ukuran kita, atau bidang kita pokoknya be the best!
Makasih udah mampir. Wassalamu'alaikum...
Label:
Arti Kehidupan,
Kutipan Buku
Subscribe to:
Posts (Atom)



