Showing posts with label My Life. Show all posts
Showing posts with label My Life. Show all posts

"Yang Penting Ada"

Assalamu'alaikum, hai pembaca semuanya semoga senantiasa dalam keberkahan ya. Kalau sedang sakit semoga segera diberi kesembuhan. Buat kita yang sehat semoga bisa memaksimalkan nikmat ini. ehm, kali ini mau nulis santai lagi. Biasanya sih dari lintasan pikiran yang berseliweran tidak karuan dari pada hilang mending diikat aja di sini. Disclaimer semua tulisan ini murni karena kebodohan saya kalau ada yang salah boleh banget ngasih nasihat ke saya biar tau mana yang bener mana yang salah. Oke.

Pernah gak sih kita tidak lagi memperdulikan nama, arti, keindahan, rasa, bau dan sebagainya. Maksudnya gimana sih? gini lho contoh, kamu lagi posisi laper banget. Di saat lihat di meja makan cuman ada nasi kecap sama krupuk. Itu nikmat bangetkan. Gak peduli lagi sama  gurihnya kare, legitnya rendang, atau manisnya kue. Gak peduli yang penting makan.

Terkadang hal seperti itu tidak hanya dijumpai pada persoalan perut. Ada banyak hal yang kita gak lagi memperdulikan, hmm, apa ya istilahnya? mungkin bisa dibilang rasanya atau yang keluar secara langsung dari apa yang kita lalukan. tapi yang ada dipikiran kita adalah tujuannya sampai. seperti kasus sebelumnya yang penting makan untuk mengakkan tubuh kita untuk memberi tenaga. Kita gak lagi peduli rasanya atau enaknya.

Dalam masalah pertemanan aku sendiri sih pernah mengalami. Bagiku aku gak peduli dia memberi solusi atau tidak. tidak peduli memberi jawaban atas kebingunganku atau tidak. tapi lebih penting dari itu adalah kehadirannya. "yang penting ada."

Kok perasaan daritadi nulisnya serius banget ya , hihi. Bingung mau nulis apa lagi. Tapi intinya gitu dah. "Yang penting ada" itu sudah bikin bahagia. kadang juga gini, kita sering banget mempersiapkan sesuatu agar hasilnya maksimal. Tapi kita berhenti pada persiapan. Lama banget buat take actionnya. Akhirnya kata "yang penting ada" itu menjadi sebuah senjata. hehhe.

Buat kalian temen-temen saya gak penting kalian mau sering ngasih saya hadiah atau pelit. haha. Kadang juga tidak penting rahasia kalian, mau cerita ke aku atau tidak itu hak kalian bukan. Kekurangan kalian pasti ada dan aku juga lebih banyak kekurangannya tapi kalian tetep teman aku kok, "yang penting tetap ada". hehhe.

Udah segitu aja, saya gak peduli sih bagus gak tulisan ini. ini buat wadah aja buat membiasakan menulis. Dengan begitu aku juga kembali semangat membaca. karena kelihatan banget kok kalau jarang baca atau gak pernah baca pasti tulisannya kosong, kopong kayak tulisan ku. hehe. Terimakasih. Semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.


"Emang Bener Kita Gak Tau Siapa Jodoh Kita"

Assalamu'alaikum temen-temen, menyapa pembaca semua dah semoga sehat dan produktif selalu meski harus dirumah aja. buat kamu yang lagi gabut dan gak ngapa2in sempetin baca coretanku ini ya. Bagi kalian yang punya pekerjaan lebih penting daripada sekdar membaca tulisan gak jelas ini, silahkan idahulukan terlebi dahulu. wkwk

Pada suatu malem, tiba-tiba ada salah satu sahabat yang chat ke aku, "Fan, semisal kalau aku tiba-tiba jodohmu, kek mana coba?". byadallah.. kalau kalian nih punya sahabat perempuan, apa-apa suka cerita ke dia. Suka banget saling ngejekin. Deket bangetlah sebagai sahabat. tiba-tiba bilang seperti itu? jawab apa kalian? wkwk.

Kalau aku? kira-kira jawab apa? "Ya, nggaklah." atau "hayuk!" wkwk. buat kalian yang sahabatan dan sebenernya nyimpen hati pasti bingung. kalau mau dijawab enggak, sebenernya iya. kalau dijawab iya entar takut gimana-gimana. Ada yang pernah ngerasain? haha.

kalau aku sih jawab aja. "hayuklah, cocok, kamu yang cerewet dengan aku yang pendiem." hehe. Dibawa seru aja sih. tapi sebenernya lebih dari itu. Lintasan pikiran mengenai jodoh banyak banget. Aku tau kok sahabatku punya dia yang pengen jadi pendamping hidupnya dan aku juga punya orang lain yang aku mau. kita sama-sama punya mau yang berbeda. meski tidak menutup kemungkinan di hati yang terdalam ada siapa. wkwwk. 

Gini temen-temen, aku termasuk orang yang menganut teori(haha) bahwa jodoh adalah rezeki yang sudah ditetapkan oleh Allah. Kalau jodohku Pevita Pearce yang bakal Pevita Pearce gitu lhoh, meskipun sekarang kita gak kenal, aku suka dia, dia tahu aku aja enggak. haha. Jodoh sama dengan mati itu pasti tapi kita gak tau siapa.

kan banyak kasusnya tuh udah pacara lama, ujung-ujungnya nikah. itu adalah contoh yang salah. paham sendirikan gimana. ada juga yang gak kenal sama sekali, eh ketemu di pesawat, toilet, atau majelis taklim mungkin, seminggu kemudia menikah. 

Ada satu kata-kata ustadz yang selalu saya ingat "Allah sudah menetapkan siapa jodoh kita, mau bagaimanapun cara menjemputnya tetap dia orangnya, cuman rasanya yang berbeda." pahamkan? tapi aku gak pengen bahas soal ini sih.

Sebenernya aku jadi teringat gimana perjalananku mencari kuliah. Aku dari SMA kelas satu pengennya masuk UNS, habis itu kelas tiga masuk SNM daftarnya UNS, SBM dua kali daftar UNS juga, Mandiri dua kali pun daftar UNS juga. Eh, ujung-ujungnya kuliah dimana? di UM wkwkw. 

Aku jadi berfikir apa soal jodoh juga bisa begitu ya.Berulang kali aku berdo'a buat dapet si doi. berulang kali aku melamar(misal nih, sekarang belum siap) ditolak terus. akhirnya nunggu selesai si doi kuliah misal nih. habis itu gagal lagi. Eh, ujung-ujungnya sama sahabatku tadi. haha. mungkinkan? atau bahkan sama seseorang yang gak aku kenal sekarang ini detik ini. 

Hidup emang banyak kejutan Sob, syukuri aja. kita bisa merencanakan dan berikhtiar tapi Allah yang mutlak memberi keputusan. Gapapa, percaya itu yang paling baik kok. Pasti aa banyak banget hikmah yang bisa kita dapat.

makasih temen-temen yang udah nyempetin baca, segini aja daripada males baca. haha. buang dulu yang buruk, InsyaAllah yang baik bakal dateng. bye. Assalamu'alaikum.. 
     

Keuwuan 1

Assalamu'alaikum.. entah siapa kamu yang membaca semoga sehat selalu ya. semoga selalu dalam lindungan Allah. buat kamu yang baru buka blog ini "selamat datang ya!" selamat datang di catatan sejarah kecil hidupku, hehhe. Gako bosen-bosen bilang kalau kamu bukan anak raja, bukan anak orang kaya, maka menulislah. Maaf ya, terkadang saya merasa memang ingin dikenang. Ingin diakui. Ingin abadi dalam karya. Adanya blog ini sebagai realisasi. semoga untuk beribu tahun ke depan blog ini gak dihapus deh sama google, hehhe. pusing ya?? baru awal nih wkwkw.

Pada kesempatan ini pengen curhat sedikit nih. buat kamu yang di rumah aja gapapa. mari kita sambat dan bercerita bersama. bukan, bukan bahas corona kok. ini bahas perihal rasa. adu duhh.. hehhe ya namanya bicara rasa boleh nih follow dulu ignya @bicararasa_podcast atau boleh juga dengerin podcastnya di anchor.fm atau di spotify. maaf ya promosi oke deh lanjut.

Pagi ini lagi-lagi dan gara-gara stalking stories ig muncul keresahan-keresahan yang datang.Begini kita punya seseorang yang dekat dengan kita. sering kemana-mana bareng. Ya teman dekat sebutlah. suatu saat orang itu mulai hidup sendiri. ehm, maksudnya bisa jadi sudah tidak dengan kita atau mungkin sudah dipisahkan oleh jarak, waktu, dan kondisi. yang sebelumnya suka makan bareng, ngerjain tugas bareng, atau temen nongkrong misalkan. Sekarang sudah tidak lagi, tidak ada sapa, tidak temu, dan tidak ada laku.

Bagi saya tak perlu menyalahkan semua kepergian teman-teman kita dari hidup kita. semua itu kepastian. semua juga bakal menemukan dunianya masing-masing. Toh kita juga gak akan kehabisan teman. ya gak? wwkwk.

Tapi gini temen, pernah gak sih ada rasa yang tumbuh ketika melihat teman lama kita wajahnya cerah tersenyum bahagia bersama teman-teman barunya atau bahkan pasangannya. rasa apa itu? sulit sih didefinisikan. tapi gini yang bisa jadi kumpulan rasa rindu... seneng ngeliat bahagianya temen, tapi juga iri. hmm kok iri sih.

Mungkin ini egoisnya saya.. kenapa iri? karena saya pengen tuh temen-temen yang dekat sama saya mendapat kebahagiaan itu juga. Bakal berfikir mundur dulu waktu sering sama saya bagaimana ya? bahagia gak sih? atau justru nyesel ketemu saya? hmmm.

Ketika kita melihat kebahagian-kebahagian itu apalagi di sosial media. kebanyakan orang bilang sih itu bisa jadi di dunia mayanya saja. "keuwuan" itu mungkin hanya cerita-cerita di depan kamera? setelah lepas dari kamera hidup normal kembali.

Bagi saya orang yang termasuk jarang membuat stories ig. biasanya yang menjadi trigger buat buat story itu karena emosi, entah itu lagi bahagia-bahagianya atau lagi sedih-sedihnya. Jadi, gak semua sih yang diupload disosmed cuman topeng aja. karena banyak dari kita ingin berbagi karena kejujurannya.

Keuwuan tiu semoga senantiasa bisa kita syukuri adanya. Rasa bahagia itu memang sederhana adanya. Melihat senyum orang yang dicinta, memberi hadiah kecil pada seseorang, memberi perhatian yang lebih disaat ada waktu luang, atau hanya bercada receh. Tidakkah memberi kebahagiaan pada saudara kita itu berpahala?

Yuk berdamai dengan corona, mari kita bercerita..!

CERBUNG Setangkai Bunga dan Dua Helai Daun - Persahabatan Itu Sederhana (eps01)

Embun pagi membasahi daun-daun hijau. Bunga mekar di setiap tangkai yang kokoh. Tersirami hujan, terbakar sinar, atau terhembus angin. Tangkainya meliuk-liuk, namun tetap kokoh membawa mahkota bunga. Satu persatu kuamati hijaunya daun, indah dan wanginya bunga. Hingga kulihat setangkai bunga dan dua helai daun mengapitnya. Entah mengapa aku iseng mematahan tangkainya, lalu kusimpan di saku bajuku. AKu pulang membawanya. Aku letakkan di gelas kecil, sebagai hiasan di meja belajarku. Setangkai bunga dan dua helai daun.
                                                                   

Antara Bunga Jalan dan Bunga Sejati

Bunga jalan,
datang silih bergantian, penuh warna mencolok mata
harumnya sergap di hidung menarik raga.

Namun siapa yang tau isi madunya.
Siapa yang tau madu pahit manisnya
Siapa yang tahu madu gizinya
Siapa yang tahu madu obat atau penyakit gawat

Bunga hati, engkau tumbuh dari benih terpilih
Tumbuh dri jiwa pengorbanan
Disiram dengan perjuangan
Dipupuk dengan do'a keikhlasan
Engkau mekar bunga cinta kesejatiaan

Manis madunya
Bergizi madunya
Penyembuh segala luka dan lara






Permata

Selepas pandang laut terbentang
Sekuat tekanan  laut terdalam
Bercakal bebatuan lumpur menghitam
Tampak kemilau tiada samar
Menampar muka
Memincing mata
Semakin menyilau membelah dada
Permata... permata... permata...
Pekik keras tanpa muka
Alih-alih pandang kumbang berjaga
Pantulnya jatuh di ujung dunia
@affanalm 29-03-2016

Tentang Pergi dan Kembali

Kembali... kembali pulang...
Begitu kiranya setiap makluk akan kembali
seperti burung yang akan kembali pulang,
setelah ia kenyang mencari makan
seperti kelelawar kembali ke sarang di pagi hari,
setelah berkelana di malamnya
seperti lebah bekerja mencari madu di bunga yang merekah,
dan akan kembali ke sarangnya
Begitu juga manusia...
manusia yang tercipta lemah...
walau tak selalu dapat apa yang ia inginkan,
tapi akhirnya hanya ingin pulang.

Sekiranya ada yang terlewatkan?
Bagaimana ia bisa kembali kalau tidak pergi?
Maka jika kau ingin kembali... 
Bepergilah... 
Fasiyruw... Berkelana... 
Fangdhuruw... perhatikanlah...
Begitu dengan jelas Allah perintahkan
Seperti halnya burung ia harus pergi untuk memenuhi kebutuhannya.
mencari makan untuk anak-anak dan dirinya
seperti kelelawar di malam yang kelam, ia harus pergi agar ia tetap bertahan hidup

Kiranya kau tak akan pergi...
tetap di rumah bersantai-santai...
nyaman di zona aman...
kau tak akan mendapatkan sedikitpun kemajuan
pergilah kau akan belajar...
pergilah kau akan tumbuh...
pergilah... pergilah... banyak orang menantimu...
kau dibutuhkan orang lain, seperti halnya kau membutuhkan orang lain

Setelah pergi itulah kau akan bisa kembali...
pulang..
terkadang kita belum bisa mendapatkan apa yang kita inginkan
tapi kita pulang duluan
terkadang pulang di luar terlalu menakutkan
kita pulang duluan
Baiklah, setelah cukup mengisi energimu di rumah
pergilah lagi... 
berkelanalah... perhatikan sekitar...
Berjuang... Berkorban...
Karena sejatinya kita akan kembali tiada lain tiada bukan hanya kepada-Nya
Kita kembali....

Merenung #4

Assalamu'alaikum...
Pada kesempatan ini saya akan tuliskan  masih dalam Merenung the series, Catatan seorang Baper ya terserah. hehhe. Kejadiannya tadi pagi. Inspirasinya dari teguran bapak lagi. langsung saja, silahkan !

Tadi pagi, Ibu cepat-cepat mau berangkat sekolah(baca:kerja) makanya aku disuruh ibu untuk ngeduk liwet istilah indonesianya gak tau, tapi maksudnya mengangkat nasi yang sudah ditanak ke tempat nyimpen nasi, ya contohnya dari rice cooker dipindah ke magic jar gitulah. Trus aku ambil tempat nasinya dari rice cooker dan aku taruh deket magic jar. Inget pake serbet atau kain apalah karena panas, iyalah. hehhe. Setelah itu, aku ambil entong dan aku keduk nasinya pindahin ke magic jar.

Ya trus ngapa? Bentar.. Biasalah aku paling sebel makan nasi ada yang kering, pasti aku buang. Nah, waktu aku ngeduk liwet itukan ada ya nasi kering yang lengket di pinggir tempatnya, itu gak tak keruki atau maksudnya masih nempel di situ nggak tak ambil. Setelah itukan aku taruh tempatnya itu ke cucian trus aku isi air kran biar nasi yang lengket gampang diambil nantinya. Kebetulan bapak lewat "lhoh, itu nasinya kok gak diambil?" "kan kering bapak." "Ya diambil taruh di piring lain, apa kamu gk tau nasi itu awalnya dari padi trus diblablabla2x(lupaXD) baru bisa jadi nasi." Aku diem aja, lha wong kerannya udah tak buka. hehhe.

Dari itu aku berfikir, kalau aku ambil nasinya aku sendiriin di piring lain masih bisa dijemur, habis dijemur digoreng bisa jadi cengkaruk, jadi pakan ayam juga bisa. Intinya masih bisa dimanfaatinlah. Ini pelajaran penting jangan sepelekan yang kecil, padahal ia masih menyimpan manfaat.

Coba bayangin untuk menjadi sebutir nasi itu memerlukan proses yang panjang. Dari sebutir gabah ia tumbuh menjadi padi, padi yang masih tumbuh kecil diambil petani trus ditanam lagi dengan rapi. iya kan? Dalam proses tumbuhnya untuk siap dipanen, para petani harus rajin ngasih pupuk, belum lagi nannti klo ada hama, belum lagi juga kalau air di sawah habis harus ngairin air dulu. Setelah siap di panen, ya dipanen mau diapain lagi. hehhe. Hasil panennya harus dipisahkan dan diambil biji gabahnya. Biji gabah nannti dijemur dlu, setelah kerin gabah diambil berasnya dan dibuang bijinya baru bisa dimasak. Coba banyangin dari prosesnya yang lama itu-padahal yang saya tulis belum semua-mau kita buang begitu saja. Kita ambil pelajaran bawah syukurilah apa yang ada. Jangan mubadzirkan.

Aku juga berfikir barakah Allah dimakanan kita ini sulit didapat ya brarti?  kenapa kita harus menghabiskan nasi kita sampai tak tersisa bahkan Rasulullah memberi untuk menjilati jari-jari kita. Karena kita tak tahu barakah itu ada dimana. Coba bayangin kalau barakah itu ada di dalam nasi yang masih tertinggal d itempat yang udah diisi air tadi. Itu sulit men, padahal kadang kalau nasi kita jatuh, alah yaudah kita buang aja. Aku berfikir, kita beda dg Rasulullah umpamanya makanan pokok di sana roti ya. kan itu jelas padet semua. kalau jatuh kan juga jelas. Dihabisin tanpa tersisa juga lebih gampang. Wallahua'lam. cuman pikiran aja Allah maha tahu. Jangan ganti makanan pokok jadi roti lho ya. hehhe..

Sampai disini dulu. Kalau dari tulisan yang kmari2x hingga sekarang banyak kesalahan mohon dimaklumi dan dimaafkan. Semoga bermanfaat, Wassalamu'alaikum..  

Merenung #3

Assalamu'alaikum... Kembali lagi di Catatan seorang baper, hehhe. Kali ini saya mau tuliskan renunganku di alam bebas lebih tepatnya di pantai. Sebenernya dah seminggu yang lalu sih. Tapi, nggakpapa insya Allah bisa kita ambil inspirasinya.

Merenung #2

Assalamu'alaikum... kembali lagi di merenung #2. langsung sajalah, silahkan !


Ceritanya habis maksiat nih. maksiat ngapain yang kyak gimana yo pkoknya gtulah hdeh.. jangan bilang2xlah.. habis maksiat ogk bilang2x....   Sering sekali aku berfikir, kenapa sih kita masih lakuin maksiat? kita ini hidup untuk apa sih? kita ini hidu untuk apa? kita ini bakal kmana? emang kita gak bakal mati?hmmm, habis nglakuin maksiat itu sedih banget..


Merenung #1

Assalamu'alaikum... kembali lagi setelah sekian lama dan berlama-lama dalam kevacuman. ya intinya dah lama gak posting, gitu aja. Hari-hari ini, menghabiskan sisa-sisa liburan insya Allah saya akan tuliskan renungan yg hari-hari ini juga kurenungkan. Liburan ku dalam renungan. langsung saja dah baca ya.

Mendung Pasti Berlalu

Assalamu’alaikum wr. wb.


Ini cerita adalah kisah nyata. Kisah yang dialami oleh kakak saya. Bukan apa-apa saya tuliskan menjadi sebuah cerpen, tak lain tak bukan untuk kita ambil bersama pelajaran darinya. Silahkan !

Kakakku adalah seorang yang menyukai design-design bangunan/rumah atau biasa disebut juga arsitektur. Ia juga sangat lihai membuat rumah lagi mendesignnya. Di game the sims maksudnya. Luar biasa, saya melihatnya ia cukup berbakat dengan bidang itu ditambah dia adalah orang suka dengan kerapian.

Di SMA pastilah ada nanti penjurusan, biasanya ada dua jurusan IPA dan IPS, tapi ada juga yang tiga ditambah bahasa. Kakakku hendak jadi arsitek, jelaslah ia menginginkan untuk masuk IPA. Tapi untuk masuk IPA bukanlah perkara mudah. Semua siswa ditanya pastilah ingin masuk ke IPA(kecualiyangtidak), mungkin karena IPS itu Ikatan Pelajar Sial kali ya. Enggak2x hehhe. Bercanda doang, yang IPS jangan marah, entar saya digebukin. Bukan seperti itu, mungkin IPA lebih banyak diunggulkan dan biasanya yang masuk IPA cross country ke IPS pun bisa. Tapi kalau IPS gak tau.

Tapi kakak saya ini aneh dan gimana sih saya gak tau. Pengennya masuk IPA tapi waktu ujian penjurusan dia malah sedikit belajar banyak mainya. Dengan pribadinya yang sangar pedenya, berani perangainya, dan pengen menang sendiri lakunya. Biasalah dia menyikapinya, ketika ku tanya “Mas, kok ngegame wae?”. Jawabnya santai “sek, seru ogk”. Tak itu pula, malah ia tambahkan ini lhoh pemainku ratingnya nambah terus dan sudah jadi sekian dan bla bla bla.. ini menggodaku untuk bermain juga nih.hehhe.

Dan akhirnya apa, dengan wajah kelu, batinnya runtuh, hatinya lepuh, tapi jiwanya masih normal kok gak sampai gila. Santai aja . Hehhe. Dia malah dapat jurusan IPS. Galaunya setengah mati brarti masih setengah hidup. Hari-harinya gak enak banget dipandang. Biasanya yang kaya keripik maicih bikin orang jadi kepedasan, bergairah, dan marah-marah(mungkin). Kini malah jadi kelemar-kelemer kaya lemper yang makan udah kekenyangan. Muneg.

Tapi bukanlah dia kalo jadinya hanya semakin jatuh dan terpuruk. Berkat dukungan dari ibu, bapak yang selalu menguatkan dan juga temen-temennya yang selalu memberi motivasi. Ia bangkit, menerima pilihan itu dengan dengan ikhlas. Bahwa ia sadar ketika ia tak mampu melewati pintu yang ia inginkan masih ada pintu-pintu yang terbuka mempersilahkannya untuk melewati dengan suka cita. Seperti dalam surat Al Baqarah 216 yang artinya Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”.  
Seperti itu, akhirnya kakakku menemukan pintunya di IPS ia kini mengikuti seleksi OSN akutansi. Kini mimpinya ialah memenangakan lolos mewakili sekolahnya dan memenangkan OSN. Kembali membawa piala kebanggaan yang tahun lalu diboyong oleh kakak kelasnya. Semoga sukses mewujudkan impiannya. Karena mendung pasti berlalu, hujan mengguyur, lalu sinar matahari mulai nampak, dan pelangi terbentuk indah mempesona.

Maka bermimpilah setinggi-tingginya, jika kita terjatuh  jatuhlah seperti benih-benih yang siap tumbuh. Karena apa yang telah kita dapatkan sekarang adalah pilihan-pilihan kita kemarin dan esok yang akan kita dapatkan adalah pilihan-pilihan kita hari ini. Kita merencenakan, untuk menyesuaikan diri dengan rencana Allah.

Mungkin ini cerita banyak terjadi di sekeliling kita. Atau bahkan kita sendiri merasakannya. Tapi tiada salahnya kita menyimak untuk mengambil hikmah yang tersemat. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Wassalamu’alaikum wr. wb.






Mencintai Sekedarnya

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh .. Kabar baik kawan... Alhamdulillah yah, aku bisa ngentri lagi, hehhe. Kali ini serial(serial jre)KAMU datang lagi. Setelah KamuV.1 dengan judul "Kamu" dan KamuV.2 dengan judul "Kau Kawan, Sahabat, dan ..." kini ada KamuV.3 dengan judul "Mencintai Sekedarnya". Dari ketiga versi tersebut mempunyai inti yang sama yaitu, dimana aku menyikapi cinta pada seseorang. Penasarankan? langsung aja deh, silankan!

احبب حبيبك هونا ما عسى ان يكون بغيضك يوما ما Ùˆ ابغض بغيضك هونا ما عسى ان يكون حبيبك يوما ما .
(رواه Ø§Ù„ترميذ)
Artinya : "Cintailah apa yang kamu sukai itu sekedar saja, barangkali pada suatu saat ia yang akan menjadi yang kamu benci dan bencilah apa-apa yang kamu tidak sukai itu sekedar saja, karena suatu saat barangkali ia akan menjadi yang kamu cintai." (H.R At-Tirmidzi)

Mencitai sekedarnya. Ya, sesuai dengan hadits di atas dimana Rasulullah saw.mengajarkan kepada kita untuk mencitai sekedarnya dengan apa yang kita sukai, dan membenci sekedarnya dengan apa yang tidak kita sukai, karena semua itu bisa terbalik yang kita cintai menjadi kita benci yang kita benci menjadi yang kita cintai. Semoga Sang pembolak-balik hati menetapkan hati kita pada agama-Nya. Aamiin.

 Sekarang kita lihat, bagaimana remaja sekarang? menurutku mereka terlalu mencintai apa yang mereka sukai di dunia ini, khususnya lawan jenis. Seorang laki-laki sangat mencintai seorang perempuan, hingga ia menembak sang pujaan hatinya itu, tapi si perempuan itu tak mau. Apa jadinya dengan laki-laki tersebut? Galau, putus asa dan hal negatif lainya yang ia dapatkan. Begitu juga dengan seorang perempuan yang begitu cinta dengan seorang laki-laki, ia pasang rasa sukanya itu rasa cintanya itu, tapi sang pangeran tak memberi respon. Apa yang terjadi dengan perempuan itu? Galau, galau again,
galau everywhere, everystep, and everything. perempuan jauh lebih parah daripada laki-laki, ia tulis di statusnya "PEKA O!" ia ngetweet di twitternya "PEKA O!".. Lhoh?.... tapi sebenarnya mereka itu ingin tetap dihargai. 

Kenapa mereka bisa seperti itu? jawabanya mudah mereka mencintai dengan berlebihan, seolah-olah hidup itu hanya untuknya, padahalkan untuk-Nya. Sebenarnya tak hanya dalam aspek mencintai lawan jenis, tapi juga apa saja yang ada di dunia. Hubbud Dunnya, cinta pada dunia yang berlebihan akan menimbulkan kita takut mati, itulah virus Al Wahn. Semoga kita senantiasa berusaha untuk melawan virus yang sangat berbahaya itu.

Kamu... kamu datang lagi di hatiku dengan embel-embel cinta, bak magnet dengan lawan kutubnya. Ternyata mengamalkan hadits di atas tak semudah membalikan talapak tangan. Aku mencitainya seperti dalam kamuV.2 aku tak berjanji untuknya dan aku selalu berdo'a untuk menjaganya untukku, tapi hati ini rasanya benar-benar gelisah. Cinta di hati telah melampaui batas, apakah mengalahkan cintaku kepada Allah swt. Astagfirullah.   

Mencintai sekedarnya itulah jalan yang kupilih. Insya Allah. Bismillah. Biarkan saja saat ini aku berusaha mencintaimu sekedarnya, daripada rasa cemburu akan mematahkan hatiku. Toh kamu juga bukan milikku, toh kita nikah juga gak sekarang(emang bener mau nikah?XD), toh kamu juga cuman temanku, dah toh-toh yang lainnya.

Apa langkah kita sekarang? Dimana banyak remaja sekarang lebih mudah memikirkan "apakah dia cinta aku?" daripada memikirkan "apa aku sudah layak dicintainya?". Ya memang seperti itu, yang terpenting mari kita membersihkan jiwa kita dan raga kita. Bermuhasabah memperbaiki diri, membentuk pribadi stay cool with iman and taqwa. Semoga jodoh kita juga sedang memperbaiki dirinya. Seorang Ikhwan sholeh, cakep, pinter, pinter ngaji pula mengikat janji resmi dengan seorang Akhwat sholehah, pinter, cantik lagi. cieh, subhanallahkan... 

Terimakasih kawan telah membaca entri ini, semoga kita dapat memetik manfaat dari bacaan yang sekadarnya saja ini. Tunggu entri yang baru lagi ya, jangan bosen, kalau bosen yasudah.
Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh...   

Rasanya Menerima Piala Pertamakali

Assalamu'alaikum...
Sudah lama gak ngepost rasanya kangen banget nih, dan akhirnya kini ngepost lagi. Entri kali ini pengen cerita rasa yang merekah menjadi indah. -Rasanya Menerima Piala Pertamakali- ckckckckck..

Rasanya seneng + bangga ketika aku, ketika sang juri memberikan sebuah piala kecil. Walaupun kecil tapi ini adalah penghargaan besar untukku dan teman-temanku. Dari latihan 3 hari kita juga mendapat 3 piala di GTTT, yaitu : 
  1. Juara 3 Pioneering Putra
  2. Juara 3 Hasta Karya Putra
  3. Juara 3 Pineering Putri
Nah, yang pertama itu yang buat aku seneng + bangga. Ini pertama kalinya aku lomba dapet piala, dan ini juga jadi terima kasihku kepada pembina yang udah membina kita dengan susah payah. Tapi aku sedih DP SPALSA kali ini di GTTT cuman dapet 3 piala, padahal tahun kemaren dapet 11. Tak apalah, KEEP SPIRIT !!!

Ini lho fotonya

Kau Kawan, Sahabat, dan ...

Assalamu'alaikum wr. wb.
kabar baik nih, akhirnya kembali ngentri, setelah sekian-sekian waktu enggak dapet ngentri. Entri kali ini v2 dari entri Kamu untuk kali ini judulnya beda nih, biar lebih menarik judulnya "Kau Kawan, Sahabat, dan ...". hmmm pada penasaran nih, langsung saja baca! 

Kau kawan, kawan ia orang yang ada di sekitar kita. Berbuat apapun mereka ia adalah kawan kita. Termasuk dirimu, kawan seperjuanganku di sekolah ini. Cinta berkawan, entahlah apa itu, suratan tuhan jadikan kita kawan selamanya.InsyaAllah.

Kau sahabat, sahabat ia orang yang ada di dekat kita. Ia orang yang menguatkan kita, membuat kita kembali ke jalanNya, mengembalikan semangat yang meredup, dll. Itulah sahabat, ribuan kata dapat mendefinisikannya. Termasuk dirimu, sahabat  yang dekat di hatiku. Engkau katakan “Aku adalah sahabatmu.” Begitu indah jika aku resapi itu. Jika dirimu untukku, kita adalah sahabat hingga keliang lahat.    
Kau ..., quiz nih siapa tahu jawabannya? Bukan quiz kepo lho, hehhe. Dirimu adalah (...) apa itu? Seorang yang kunantikan, tak seperti sebelumnya KAMUv1 aku terlalu berharap pada seseorang dan harapan itu terlalu tinggi. Aku tak ingin seperti itu lagi, aku mencintaimu, dirimu aku tunggu tapi aku tak berjanji, bisa saja rasa itu hilang, bisa saja dirimu memang bukan untukku. Tapi, aku selalu berdo’a kepada Allah swt. untuk menginzinkan dirimu untukku, menjaga dirimu untukku. Allah pasti berikan yang terbaik untuk dirimu dan diriku.

Itulah dirimu, kau kawan, sahabat, dan yang kunantikan itulah jawaban yang ada saat ini. Suatu saat nanti, jika kita ditakdirkan bersama—Kau kawan, sahabat, dan zawjati. Jika kau bukan untukku—Kau kawan, sahabat, dan teman. Inilah jawaban semua itu KAMU KAMU KAMU.
Aku tak ingin zina hati selalu mengingati kamu kamu kamu. Memikirkan dirimu bersamaku, bengiang-ngiang dengan halusinasi dan khayalanku. Naudzubillah. Pandangan ini mengikuti wajah manismu, bak rudal mengejar pesawat lawan. Aku harus menjaga sikapku, aku harus menjaga pandanganku. Ku coba akan kucoba.InsyaAllah.

Dirimu sahabatku, mengatakan apa kesalahanku. Inginkanku kuberubah dari kesalahan itu. Aku benar-benar merindukan sahabat sepertimu, sahabat yang mengembalikanku ke jalan yang benar. Tetaplah menjadi sahabatku yang tak hanya membanggakan kelebihanku, tapi menutupi kelemahanku.

Jawaban terakhir adalah kau kawan, sahabat, dan motivasiku. Motivasiku ibarat antena belalang yang menghindarkanku dari kecelakaan iman. Terkadang jika aku ingin melakukan kesalahan, aku mengingati dirimu yang menantikan seorang laki-laki yang sholeh. Jika aku malas melakukan kebaikan kembali aku mengingati dirimu. Tapi terkadang kesalahan yang sama tetap aku lakukan, rasa malas yang sama tak kunjung hilang. Semua itu tergantung diriku, maukah diriku merubah diri ini, Allah tidak akan merubah jika kita tidak merubahnya sendiri.

Gimana bagus gak? maklum ya baru belajar banyak kesalahan dan kurang apik. Terima Kasih ya sudah baca entri ini. kalu mau download wallpapernya, Tafadhal!. Semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum wr. wb    

SAATNYA KITA BERBENAH


Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh...
               
                Pada kesempatan ini saya menuliskan sebuah renungan untuk kita DP—dengan renungan ini kita bermuhasabah dan mencoba untuk berbenah.
                Pada awalnya, apa tujuan kita masuk ke organisasi DP. Apakah hanya sekedar mencari jabatan? Apakah sekedar untuk berbangga-banggaan? Jauh saya pikirkan, masuk  organisasi ini untuk merubah diri ini yang terlalu lemah. Diri yang terlalu sedikit rasa percaya, keberanian berbicara di depan banyak orang yang terlalu takut dan malu.
                Kawan, kita masuk  di DP ini mengambil sebuah amanah besar. Amanah yang harus kita emban dan  kita bawa bersama-sama. Tidak hanya diriku, tidak hanya dirimu, tapi kita bersama. Kita tegak berdiri dalam satu organisasi pramuka, mempunyai tujuan yang sama. Kita jalankan sebuah amanah besar yang diberikan sekolah, semata-mata untuk meninggikan kalimat Allah.
                Kawan, aku sadar. Kita belum memberikan sebuah kinerja yang lebih baik dari sebelumnya. Canda tawa tidak pada waktunya, ketegasan yang kurang ada dalam diri kita, kedisiplinan yang belum kita lakukan dengan sebagaimana mestinya, dan kebersamaan yang membuat solid belum berkembang indah pada kita.
                Tapi tiada kata waktu terlambat mari kita saling memotivasi diri, saling menggenggam tangan beri harapan kepada semua, dan saling menasehati dalam kebenaran. Saatnya kita berbenah. Membenahi sebuah kekurangan dengan kelebihan yang ada. Berhijrah dari suatu yang kurang baik menjadi lebih baik. Kawan, kita ini satu tubuh yang saling bergantungan. Jika yang satu sakit yang lain merasakan. Kita tak akan mampu berubah tanpa kita saling memberi dorongan.  
                Masalah yang datang kali ini. Biarlah berlalu. Jadikan suatu bahan besar untuk perubahan besar. Suatu perubahan besar, akan kita mulai dari hal-hal kecil. Karena semua yang besar berasal dari yang kecil dan semua butuh waktu untuk berproses tahap demi tahap. Maka dari itu marilah kita merubah diri dari hal-hal yang terkecil dulu hingga hal besar sampai pada saatnya.
                Kawan, Mari kita bersama menjaga nama baik DP—dengan ini, menjadikan sikap kita jauh lebih baik dari sebelumnya. Kita ini dipandang oleh guru-guru, teman-teman. Mari kita tunjukkan DP ini baik, DP  yang punya akhlaqul karimah.
                Kawan, saatnya kita berbenah... Aku sendiri ibarat daun kering yang diterpa angin, tapi kita bersama ibarat pohon besar yang berikan sejuta manfaat. Pandu Spalsa Jaya!J
Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh...

DARI MAHER ZAIN HINGGA IMPIAN DI MASA DEPAN

Assalamu'alaikum Wr. Wb. kembali lagi saya ngentri di blog ini. Kali ini saya menuliskan sebuah cerita dan renungan yang insya Allah menginspirasi anda semua. Tafadhal!   

Kembali aku mendengar senandung  easy listeningnya Mas Bro Maher. Senandung itu tertangkap daun telinga ini, dan terserap ke hati. Lagu yang tidak hanya nyaman di telingan, tapi membuat nyaman di hati.

Kata Masbro Maher, musik adalah bahasa. Jadi, ia menyampaikan da’wahnya melalui bahasa musik dengan lagu. Walaupun Maher Zain adalah seorang yang jelas keislamannya belum sekuat para alim ataupun Ustad(apalagi saya X|). Tapi, lagunya yang berasal dari perjalanan hidupnya  benar-benar mengena di hati pendengarnya.  Lagu yang menyadarkan, menginspirasi, dan juga menasehati itulah senandungnya.

Maher Zain adalah orang yang diidolakan banyak orang, termasuk saya. Tapi, jelas ia berada di jajaran idolaku setelah Rasulullah saw. Kenapa aku mengidolakannya? Ya, karena Ia adalah seorang yang menginspirasi masa depanku. Berda’wah melalui bahsa musik secara ikhlas. Apalagi Ia punya suara yang khas, bodynya macho, dan yang gak dilupain facenya yang ganteng.hihihiXD.

Tapi, batin ini masih berperang.  Musik lebih banyak merusak moral dari kalangan kakek-kakek, nenek-nenek, bapak-bapak, ibu-ibu, para remaja, bahkan anak-anak. Yang paling parah nih, para remaja. Dengan musik-hatinya jadi rusak, kepribadiannya hilang, aqidahnya goyah, keimanannya kusam, ketaqwaannya menurun(Naudzubillah). Inilah yang membuat aku benar-benar perang batin. Salah satu Guruku pun, selalu saja katakan musik itu lebih banyak merusak moral.

Terus apa yang harus aku lakukan? Yang punya saran silahkan bilang sama saya ya! Yah, yang jelas hidupku akan sulit lepas dengan musik. Tapi, Aku juga harus mempertahankan moralku.  Bagaimana caranya? Yang jelas lirik lagunya gak neko2x, musiknya nyaman gak ngrusak telinga. Ibadah harus lebih ditingkatkan, aqidah semakin tertancap di hati, keimanan semakin kuat, dan ketaqwaan  semakin meningkat.

Jika aku dewasa nanti, perjuanganku meninggikan kalimat Allah akan semakin kuat(insyaAllah). Aku ingin menyampaikan pesan da’wah penyemangat kepada para Mujahid di bumi Allah. Menggugah hati remaja Islam. Dan keikhlasanlah yang akan mengalirkan ke hati pendengar.

Yang terpenting saat ini. Menyadarkan diri  sendiri, menggugah hati yang tertunduk lesu, menjijing tangan yang kaku, melangkahkan kaki yang tertekuk lesu, membuka mata yang terpejam, menajamkan otak yang mulai tumpul.     

Walau hanya ini yang bisa aku tuliskan, tapi insya Allah akan tetap bermanfaat untuk pembacanya. Dan tetap berkarya untuk kebaikan. Salam Merangkai Kata !
Wassalamu'alaikum Wr. Wb. 

WALAU HANYA RANGKAIAN KATA SEDERHANA

   Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarokatuh. Alhamdulillah, akhirnya entri yang sudah aku tulis sejak lama ini selesai juga. langsung saja cekidot, rangkain kata sederhanaku. Tafadhal! ;)
   Walau hanya rangkaian kata sederhana tapi aku tetap bisa luapkan isi hati disaat riang gembira ataupun gundah gulana. semua rasa dan pikiran tertuang dalam rangkaian kata sederhana.
    
Biarkan orang berkata apa dengan rangkaian kataku. Apa yang mereka katakan jadi bahan pembenahan. Apa yang mereka katakan jadi bahan penyempurnaan. Apa yang mereka katakan jadi bahan pelengkap. Sementara, kata mereka itu membangun.
   Kata sederhana, namun penuh makna. Betapa hebatnya rangkaian kata. Allah menganugrahkan pada setiap manusia dapat menyusun kata. Hanya dengan rangkaian kata, kita dapat merubah dunia. Maka dari itu marilah kita merangkai kata!
   Rangkailah kata dari apa yang pernah engkau rasakan, alami, lakukan, ataupun engkau renungkan. Rangkailah kata dengan kolaborasi hati dengan otak. Rangkailaih kata dengan segala kekhasan bahasamu. Kata yang benar-benar orisinil akan berkesan bagimu ataupun pembacanya.
   Rangkailah kata berlandaskan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Al Qur'an dan As-Sunnah adalah falsafah(sumber dari segala sumber) maka dari itu rangkaian kata kita, harus berpondasikan dengan dua Kalam itu. Ingat! Seindah-indanya rangkaian kata kita, tak akan pernah mengalahkan kalamullah. Betapa Fantastic dan Amazingnya Kalamullah (subhanallah) seperti lagunya JUSTICE VOICE Al Qur'an adalah "Rumus Canggih". Rumus tentang kehidupan, peradaban, kemanusiaan, keimanan, pernikahan, kebahagiaan, keadilan, kebenaran. Semua ada di dalam Al Qur'an. Begitu juga As-Sunnah mengajarkan hidup kita menjadi lebih berbarokah.
  Walau hanya ini yang bisa aku sampaikan, semoga bermanfaat. Sampai jumpa di entri berikutnya ya.
SALAM MERANGKAI KATA!
Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarokatuh.


KAMU

Kamu... kamu... kamu... pikiran yang terlintas lagi-lagi kamu. Entah mengapa menjadi seperti ini. Apa mungkin aku mencintaimu. Apa mungkin aku menyangimu. Apa mungkin aku merindukanmu(padahal hampir setiap hari ketemu). Mungkin itu semua.

Aku mencitaimu apa hanya karena fisikmu. Mata indah dengan alis tipis diatasnya. Hidung mancung dengan kulit putih bersih sehalus sutra(padahal gak pernah megang sutra). Dipadu bibir indah nan mudah senyum. Semua itu teraingkan sempuna menjadi wajah cantik maha suci Allah atas penciptaanya. 

Inginku mencitaimu karena hatimu, tidak hanya dari fisikmu. Aku memang tidak tau pasti sifatmu itu seperti apa, tapi aku yakin kamu adalah seorang wanita  sholehah. Aku akan berusaha menjadi orang yang sholeh karena ku yakin dirimu adalah seorang yang sholehah.

Selalu ingin kusapa dirimu ketika bertemu, namun selalu tak bisa aku melakukan itu. Inginku hanya sekadar senyum sederhana seikhlas hati aku mekarkan kepadamu, tapi aku selalu membeku dihadapanmu dan jantungku berdebar-debar tidak karuan. Aku tidak akan menyerah mencoba untuk menyapamu, walau hanya sekadar senyum :).

 Mencintaimu bukan berarti aku akan menjadikanmu pacarku. Sungguh tak mau aku pacaran. pacaran jelas mendekati zina. Usahaku hanyalah do’a kepada Allah swt agar menjagamu untukku suatu saat nanti di usia yang tepat untuk melamarmu. Kini aku harus mengejar cita-citaku dan bertawakkal menunggumu.

Muhasabah Cinta dari Edcoustic, Q-Voice, dan Dek Affan



        Waktu itu hari selasa setelah sekolah usai saya langsung beranjak pulang tanpa mengikuti pelajaran tambahan semua itu aku lakukan demi melihat munsyid yang menginspirasiku EDCOUSTIC di Solo Islamic Book Fair(SIBF).
        Setelah sampai dirumah dan telah siap untuk berangkat tak diduga-duga hujan lebat pun turun. Perasaan tegang mulai terasa. Dalam hatiku berkata “Waduh, bagaimana nih kalau gak jadi lihat EDCOUSTIC”. Akhirnya Kutunggu dengan sabar.
        “Alhamdulillah akhirnya hujan reda”gumamku. Saya dan Bapak saya langsung berangkat ke SIBF. Setelah sampai disana terdengar lagu “Jangan bersedih oh kawanku aku masih ada disini semua pastikan berlalu aku kan selalu bersamamu”lagu yang menyemangati hatiku karana hujan yang membuat tegang.  Setelah tampil dengan beberapa lagu EDCOUSTIC berkeliling kedalam gedung pameran buku mencari sumbangan untuk Merapi. Saya dan Bapak memberi sumbangan juga. Saat memberi sumbangan kedalam kotak yang dibawa Aa’ Deden  (VOKALIS EDCOUSTIC) Bapakku berkata “Ini pengen nyanyi bareng”kedua personil EDCOUSTIC menjawab “Mau nyanyi lagu apa?”Aku jawab “Pemuda Palestina.”Aku digandeng Aa’ Egie (GITARIS EDCOUSTIC) ke panggung.
        Di panggung saya ditanya oleh Aa’ Deden “Namanya Siapa?” kujawab “Affan” dia bertanya lagi “Rumahnya mana?” kujawab lagi “Sukoharjo” lalu Aa’ Deden berkata “Coba nyanyi sedikit!” langsung kunyanyikan bait pertama dan kedua lagu muhasabah cinta walaupun liriknya kebalik “Wahai pemilik nyawaku betapa lemah diriku ini tak pandai aku bersyukur kini kuharapkan cintamu... tuhan baru kusadar indah nikmat sehat itu  berat ujian dariMu kupasrahkan semua padaMu...”Aa’Deden berkata “Wah, Afgan kalah nih kalu EDCOUSTIC hmmmm. Waktu sudah mau adzan magrib nih jadi ini lagu terakhir lagu Muhasabah Cinta.”dan presenter berkata “Muhasabah Cinta dari EDCOUSTIC, Q-VOICE dan Dek Affan.”  Inilah selarit kalimat yang selalu aku ingat sebagai motivasiku untuk menjadi munsyid yang ikhlas berda’wah di masa depan.