CERBUNG Setangkai Bunga dan Dua Helai Daun - Persahabatan Itu Sederhana (eps01)

Embun pagi membasahi daun-daun hijau. Bunga mekar di setiap tangkai yang kokoh. Tersirami hujan, terbakar sinar, atau terhembus angin. Tangkainya meliuk-liuk, namun tetap kokoh membawa mahkota bunga. Satu persatu kuamati hijaunya daun, indah dan wanginya bunga. Hingga kulihat setangkai bunga dan dua helai daun mengapitnya. Entah mengapa aku iseng mematahan tangkainya, lalu kusimpan di saku bajuku. AKu pulang membawanya. Aku letakkan di gelas kecil, sebagai hiasan di meja belajarku. Setangkai bunga dan dua helai daun.
                                                                   

Antara Bunga Jalan dan Bunga Sejati

Bunga jalan,
datang silih bergantian, penuh warna mencolok mata
harumnya sergap di hidung menarik raga.

Namun siapa yang tau isi madunya.
Siapa yang tau madu pahit manisnya
Siapa yang tahu madu gizinya
Siapa yang tahu madu obat atau penyakit gawat

Bunga hati, engkau tumbuh dari benih terpilih
Tumbuh dri jiwa pengorbanan
Disiram dengan perjuangan
Dipupuk dengan do'a keikhlasan
Engkau mekar bunga cinta kesejatiaan

Manis madunya
Bergizi madunya
Penyembuh segala luka dan lara






Permata

Selepas pandang laut terbentang
Sekuat tekanan  laut terdalam
Bercakal bebatuan lumpur menghitam
Tampak kemilau tiada samar
Menampar muka
Memincing mata
Semakin menyilau membelah dada
Permata... permata... permata...
Pekik keras tanpa muka
Alih-alih pandang kumbang berjaga
Pantulnya jatuh di ujung dunia
@affanalm 29-03-2016